Lokasi: Properti >>

6 Benda Saksi Bisu Revolusi Kebudayaan China

Properti724 Dilihat

RingkasanPada 16 Mei 1966, pemimpin Partai Komunis China, Mao Zedong, memulai kampanye besar-besaran untuk membersihkan negara dari pengaruh kapitalisme dan cara berpikir borjuis, sekaligus menyingkirkan para rival politiknya. Selama kampanye tersebut, para pendukung Mao menghancurkan warisan budaya serta memimpin interogasi, penghinaan, dan pemukulan terhadap guru, kaum intelektual, dan pihak-pihak yang dianggap musuh negara....

6 Benda Saksi Bisu Revolusi Kebudayaan ChinaPada 16 Mei 1966, pemimpin Partai Komunis China, Mao Zedong, memulai kampanye besar-besaran untuk membersihkan negara dari pengaruh kapitalisme dan cara berpikir borjuis, sekaligus menyingkirkan para rival politiknya.

Selama kampanye tersebut, para pendukung Mao menghancurkan warisan budaya serta memimpin interogasi, penghinaan, dan pemukulan terhadap guru, kaum intelektual, dan pihak-pihak yang dianggap musuh negara.

Revolusi ini menyebabkan jutaan orang terusir dan menewaskan sekitar 500.000 hingga dua juta orang, dengan tahun-tahun penuh gejolak dan pertumpahan darah yang baru berakhir setelah wafatnya Mao pada 1976. Sejak saat itu, bagaimana menyikapi warisan kontroversial dari era tersebut tetap menjadi tantangan bagi para pemimpin Partai Komunis China.

Tags:

Artikel Terkait