Lokasi: Kuliner >>
KNKT Butuh 2 Bulan Investigasi Kecelakaan Kereta Bekasi
Kuliner6958 Dilihat
RingkasanKNKT masih terus mendalami penyebab kecelakaan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin (27/4/2026). Hasil investigasi maksimal akan selesai pada Juli 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ketua-KNKT-Soerjanto-soal-laka-kereta-Bekasi-Timur.jpg)
KNKT masih terus mendalami penyebab kecelakaan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur,Jawa Barat, pada Senin (27/4/2026). Hasil investigasi maksimal akan selesai pada Juli 2026. “Kita berharap kalau semuanya lancar antara dua sampai tiga bulan lah,” kata Soerjanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026). Tim investigasi masih melakukan penelitian terhadap sejumlah temuan di lapangan dan KNKT belum dapat menyimpulkan faktor utama penyebab kecelakaan tersebut. “Untuk ada beberapa hal yang masih kita dalam penelitian. Jadi untuk menyimpulkan apa yang menjadi penyebab masih terlalu dini lah,” ujarnya.
Soerjanto menjelaskan tim masih membutuhkan waktu untuk mengevaluasi dan mengolah data. “Kita perlu waktu lagi untuk mengevaluasi, ada beberapa data yang masih kita butuhkan dan masih kita olah untuk melengkapi data-data tersebut,” tandasnya. Insiden tragis ini bermula ketika sebuah taksi listrik dari perusahaan Taksi Green SM mengalami gangguan teknis dan mogok di tengah perlintasan sebidang. Rangkaian KRL Commuter Line yang sedang berhenti kemudian ditabrak oleh KA Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek yang melaju kencang.
Benturan keras tersebut menyebabkan kerusakan parah, terutama pada gerbong paling belakang KRL yang merupakan area khusus penumpang perempuan. Tragedi ini mengakibatkan 16 orang meninggal, yang seluruhnya merupakan penumpang perempuan di gerbong tersebut, serta puluhan penumpang lainnya mengalami luka-luka. KNKT terus berupaya mengungkap penyebab pasti kecelakaan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/293f699700.html
Artikel Terkait
Toyota GR Car Meet 2026 Pamerkan 400 Mobil Modifikasi di GBK
KulinerToyota GAZOO Racing Indonesia menggelar ajang car meet eksklusif Toyota terbesar di Indonesia dengan menampilkan lebih dari 400 mobil Toyota modifikasi dari berbagai aliran. Ratusan mobil yang dipamerkan telah melalui proses kurasi dan menampilkan beragam konsep modifikasi, mulai dari mobil balap, stance, off-road, campervan, daily use, hingga lini Japan Domestic Market (JDM)....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaYani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
KulinerSifat senyap inilah yang membuat TBC berbahaya. Tidak sedikit penderita menganggap remeh batuk berkepanjangan hingga akhirnya baru mencari pertolongan saat kondisinya sudah memburuk dan disertai batuk darah....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaMenkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
KulinerPrevalensi obesitas di Indonesia meningkat signifikan berdasarkan Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Sekitar 1 dari 4 orang dewasa atau 23,4 persen kini hidup dengan obesitas, naik dibanding tahun 2018 yang tercatat sebesar 21,3 persen....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pemkab Dogiyai Temukan Kebocoran Anggaran Rp 3,7 Miliar
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
Artikel Terbaru
Eza Gionino Kekeh Tak Cerai, Kasihan Anak dari Meiza
Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
Toyota Zenix Hybrid Fleet Rilis 2027, Fitur Diturunkan
El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
Tautan Sahabat
- Trump Minta Bantuan Xi Jinping Tekan Iran.
- Eksekusi Mati Global Cetak Rekor Tertinggi dalam 40 Tahun
- AS Siapkan Operasi Sledgehammer, Ancaman Perang Iran Menguat
- Permaisuri Masako Terpikat Orangutan Kalimantan di Jepang
- New York Buka Undian Tiket Piala Dunia 2026, Mulai 50 Dolar
- 131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
- Pemerintah Minta Bantuan BoP Bebaskan 9 WNI Ditahan Israel
- Xi Sentil Trump: Langkah Salah Soal Taiwan Picu Konflik
- Kuba Borong 300 Drone dari Rusia dan Iran
- Forum BRICS India Jadi Panggung RI Pertegas Peran Aktif