Lokasi: Kuliner >>
Mahasiswi UIN Solo Dilecehkan Dosen saat Sidang Skripsi
Kuliner668 Dilihat
RingkasanSejumlah korban pelecehan seksual berani bersuara dan meminta pihak kampus memberikan sanksi tegas kepada F, seorang dosen di Universitas Negeri Malang (UM). Salah satu korban berinisial P mengaku dilecehkan saat menjalani sidang skripsi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/UIN-SURAKARTA-5634634534.jpg)
Sejumlah korban pelecehan seksual berani bersuara dan meminta pihak kampus memberikan sanksi tegas kepada F, seorang dosen di Universitas Negeri Malang (UM). Salah satu korban berinisial P mengaku dilecehkan saat menjalani sidang skripsi. P, yang sudah lulus kuliah, menjelaskan hanya ada dirinya dan F di ruang sidang. “Awalnya biasa saja seperti ujian pada umumnya. Tapi setelah itu beliau mulai membalas status media sosial saya, meminta foto, hingga mengirim pesan-pesan yang menurut saya tidak wajar,” ungkapnya, Selasa (19/5/2026).
P merasa tertekan karena F selalu mendekatinya. “Waktu itu beliau memegang tangan saya. Padahal kami sedang sidang dan hanya berdua di ruangan,” lanjutnya. Ia mengungkapkan bahwa jumlah korban ternyata banyak. “Ada yang cerita dan menunjukkan bukti chat, ada juga yang hanya berani bercerita karena chat-nya sudah dihapus,” tandasnya.
Para korban mempertanyakan tindakan kampus yang hanya memutasi F meskipun sudah ada laporan sebelumnya. “Kalau memang sudah pernah ada laporan sebelumnya, kenapa hanya dimutasi? Menurut saya itu bukan solusi,” tegas P. Kasus ini menjadi sorotan publik dan mendorong tuntutan penyelidikan lebih lanjut terhadap F oleh pihak kampus.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/231e899760.html
Artikel Terkait
Istri Sayat Leher Suami 17 Jahitan gegara Selingkuh Terbongkar
KulinerPasangan suami istri asal Karanganyar mengalami peristiwa berdarah saat berlibur di Pantai Parangtritis, Bantul, pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 16. 00 WIB....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaHoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
KulinerAceh mencatatkan diri sebagai penyumbang terbesar angka anak tanpa imunisasi atau zero dose di tingkat nasional. Berdasarkan data berkala, jumlah anak yang belum pernah menerima vaksin DPT dosis pertama di Aceh terus meningkat setiap tahun, dari 52....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaKemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
KulinerPemerintah Indonesia memastikan kesiapan sistem kesehatan nasional dalam menghadapi penyakit infeksi emerging, dengan menyatakan seluruh fasilitas mulai dari rumah sakit rujukan, ketersediaan alat PCR, alat pelindung diri (APD), hingga tempat tidur isolasi dan ICU dalam kondisi cukup. Saat ini terdapat 198 rumah sakit jejaring pengampuan penyakit infeksi emerging di seluruh Indonesia, dan dari jumlah tersebut, sebanyak 21 rumah sakit sentinel telah disiapkan di 20 provinsi....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Dede Sunandar Talak Istri Lewat Telepon, Karen Hertatum Syok
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
- Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
Artikel Terbaru
Virgoun Minta Starla Jenguk Adik, Sampaikan Pesan ke Inara
Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
Ledakan di Gereja Intan Jaya Lukai Empat Warga
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
Tautan Sahabat
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- 5 Manfaat Anggur bagi Kesehatan Tubuh
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung