Lokasi: Properti >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Properti3281 Dilihat
RingkasanPendaftaran Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tahun 2026 resmi dibuka untuk siswa yang pernah menjadi pengurus dan/atau dewan ambalan semasa duduk di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Unesa dengan biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu untuk pilihan satu program studi dan Rp400 ribu untuk pilihan dua program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/207eqmrbw.html
Artikel Terkait
Isyana/Rinjani ke Perempatfinal Thailand Open Usai Adu Setting
PropertiPasangan ganda campuran Indonesia, Isyana dan Rinjani, berhasil meraih kemenangan yang menjadi pencapaian spesial karena untuk pertama kalinya menembus perempat final turnamen level Super 500. Isyana mengaku senang atas hasil positif tersebut, namun ia menilai pertandingan terutama pada gim pertama berjalan cukup menegangkan karena mereka sempat kehilangan momentum setelah unggul....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPramono Sebut Ketimpangan Kaya-Miskin Masalah Utama Jakarta
PropertiPramono Anung mengungkapkan Gini Ratio atau ketimpangan kaya-miskin di Jakarta masih tinggi karena hampir semua orang kaya di Indonesia tercatat membayar pajak di ibu kota. Hal itu disampaikan Pramono saat menghadiri Deklarasi Gerakan Pilah Sampah sekaligus Pencanangan HUT ke-499 Kota Jakarta di Plaza Festival, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (10/05/2026)....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPolisi Bekasi Tangkap Pengedar, Sita Ratusan Hexymer dan Tramadol
PropertiPolisi mengamankan seorang pria berinisial SAY yang diduga kuat sebagai pengedar obat-obatan terlarang jenis Hexymer di kawasan pemukiman Perumahan Pondok Ungu Permai, Kelurahan Bahagia. Warga setempat merasa resah dengan aktivitas peredaran obat tersebut di lingkungan mereka....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Taisei Marukawa Beri Kode Siap Dinaturalisasi untuk Timnas
- Kebakaran Tewaskan 22 Orang, Bos Terra Drone Bantah Lalai
- Penumpang KRL Nyeri Tulang Usai Terjatuh ke Rel Manggarai
- Pemuda Bonceng Tiga Tabrak Tiang Demi Kabur dari Kejar Massa
- Thailand Open 2026: Banyak Unggulan Tumbang di 16 Besar
- Penumpang KRL Nyeri Tulang Usai Terjatuh ke Rel Manggarai
Artikel Terbaru
Google Hapus 28 Aplikasi Klaim Bisa Lihat Riwayat WA
Pria Tewas Diduga Dilempar dari Lantai 2 Grogol
Polisi Tangkap 3 Pengedar Obat G di Bekasi, Sita Ratusan Butir
Tabrakan Beruntun di Tol JORR Cakung, Dua Tewas
Ekonomi Israel Minus 3,3 Persen Akibat Perang Lawan Iran
Bisnis Motor Ilegal Raup Rp 26 Miliar Pakai KTP Warga
Tautan Sahabat
- Jakarta Candle Ekspor Lilin Limbah Sawit Berkat KUR BRI
- Okupansi Perkantoran Segitiga Emas Jakarta Tembus 72 Persen
- Hubungan Ekonomi Indonesia-Belarus Diperkuat Lewat Sektor Dagang
- IHSG Anjlok, Investor Bereaksi Negatif ke Pernyataan Prabowo
- Pemerintah Targetkan Desa Bebas Pinjol Lewat Koperasi Merah Putih
- Sengketa Hotel Sultan: Ada Kepentingan Ambil Alih Bisnis
- Kaesang dan Akbar Himawan Dukung Reynaldo Bryan Maju Ketum HIPMI
- Prabowo: Ketahanan Pangan Fondasi Kedaulatan Bangsa
- Rupiah Bisa Tembus Rp 18.000, Pengamat Usul Hentikan MBG
- Bank Indonesia Didorong Naikkan Suku Bunga ke 5,00 Persen