Lokasi: Bisnis >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Bisnis23753 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/1eqeig67y.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
BisnisTasya Kamila kembali menjadi sorotan setelah lagu lawasnya, "Say No", yang dirilis pada 4 November 2011, mendadak viral di TikTok sebagai latar konten lipsync dan video estetik. Lagu bergenre pop ceria ciptaan Cahyo "The Face" ini bercerita tentang penolakan terhadap lelaki buaya darat yang jago merayu, dan kini menjadi ekspresi percaya diri anak muda setelah 15 tahun berlalu....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaVirus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
BisnisHantavirus menjadi perhatian karena sumber penularannya sangat dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari, seperti rumah yang banyak tikus, gudang tertutup, hingga area bekas banjir. Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaFood Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
BisnisOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Gregoria Mariska Belum Pensiun, Penyelamat Badminton Olimpiade
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
- Kecelakaan Kereta dan Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
Artikel Terbaru
Bhayangkara Presisi ke Final AVC Champions 2026
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
Kunci Gitar Seketika Rizwan Fadilah RnBoyz Mahalini
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Tautan Sahabat
- 10 Pendulang Tewas di Papua, Diduga Dibunuh KKB
- AKP Yohanes Bonar Tersangka Narkoba, Baru 5 Bulan Menjabat
- Atap Kelas MTs Muhammadiyah Sragen Roboh, Korban Dengar Kretek
- Cuaca Malang dan Batu Hari Ini Cerah Berawan hingga Hujan
- Wagub Babel Hellyana Divonis 4 Bulan Penjara Kasus Hotel
- Prakiraan Cuaca Papua Barat: Kaimana-Fakfak Hujan Malam
- Bentrok Antarsuku di Wamena Tewaskan 13 Orang Akibat Lakalantas
- Polisi Ungkap Cekcok di Kamar Sebelum Pembunuhan di Kebumen
- Sopir Bus Sugeng Rahayu dan Pemilik Warung Tewas
- Rekaman TNI Tembak TNI di Palembang Viral