Lokasi: Berita >>
Beasiswa Doktoral Unpad 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Berita9 Dilihat
RingkasanUniversitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/suasana-di-kampus-unpad-jatinangor-sumedang-kamis-2632020.jpg)
Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad.
Program beasiswa ini ditujukan bagi lulusan S2 berprestasi yang memiliki motivasi akademik tinggi dan potensi penelitian yang kuat. Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh sejumlah fasilitas pembiayaan, sehingga mahasiswa diharapkan dapat fokus menyelesaikan studi doktoral tepat waktu dan menghasilkan riset berkualitas. Beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi calon pendaftar antara lain: Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA), serta memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran (PIP Unpad) dengan nilai minimal 525 yang masih berlaku.
Sebagai alternatif, calon pendaftar juga dapat menggunakan sertifikat Tes Potensi Akademik (TPA) dari institusi penyelenggara resmi lainnya yang diakui Unpad, seperti PLTI Himpsi, UGM, UNAIR, UI, atau BAPPENAS. Dengan dukungan pembiayaan penuh dan bimbingan dari para promotor unggul, program BPDP diharapkan dapat mencetak doktor-doktor berkualitas yang siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan riset di Indonesia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/1bc1cfkcf.html
Artikel Terkait
Rumah Bersejarah dr Sardjito di Yogya Dilego ke Pengembang
BeritaRumah bersejarah milik Prof. Dr....
【Berita】
Baca SelengkapnyaGolkar: Tantangan Ekonomi Global Jangan Dibingkai Takut
BeritaIdrus menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, namun kritik harus disertai optimisme dan solusi, bukan justru membuat rakyat semakin cemas. Hal ini disampaikan Idrus kepada wartawan pada Kamis (21/5/2026) sebagai respons terhadap pernyataan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyoroti pelemahan nilai tukar rupiah, kenaikan harga kebutuhan pokok, dan penurunan daya beli masyarakat....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPrabowo ke Buruh: Jangan Minta Terus, Pengusaha Juga Bayar Kredit
BeritaPresiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan penting dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, pada Rabu (20/5/2026). Prabowo mengingatkan perlunya sinergi dan saling pengertian antara pekerja dan pemberi kerja....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Jorge Jesus Kritik Wasit di Laga Al Nassr vs Damac
- Teddy Hernayadi Divonis Seumur Hidup di Peradilan Militer
- Kasasi Ditolak, Dosen UNDIP Taufik Eko Dipenjara 4 Tahun
- Prabowo Disambut Puan di DPR Bahas Ekonomi dan Fiskal
- Piala Dunia 2026 Bisa Ditonton di Semua Perangkat
- Transisi Pilot TNI AU dari Hawk ke Rafale Penuh Tantangan
Artikel Terbaru
Rico Waas Lapor Mendagri Berobat ke Luar Negeri Tanpa APBD
5 Dokter Laporkan Menkes Budi ke Polisi Soal Gelar Palsu
Pembangunan Sekolah Rakyat Sumut Capai 57 Persen
Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara Kasus K3
Cristiano Ronaldo 4 Gol Dekati Rekor, Al Hilal Tertekan
Cuti Bersama Idul Adha 2026 Tentukan oleh SKB 3 Menteri
Tautan Sahabat
- KCIC Tambah Jadwal Whoosh saat Libur Idul Adha 2026
- WIKA Tunjuk Prof Harris Arthur Hedar sebagai Komisaris Independen
- Trading Smartphone Jadi Tren Baru di Asia Tenggara
- Bahlil: Aturan Ekspor Satu Pintu Tak untuk Hulu Migas
- Bank Indonesia Dinilai Kehilangan Trust Akibat Rupiah dan IHSG Anjlok
- Menkeu Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Pajak
- Darmadi PDIP Dorong Revisi PMSE Demi Seller Lokal
- Rupiah Ditutup Melemah Rp17.703, Sulit Menguat
- Usia Pesawat Bukan Satu-satunya Penentu Keandalan Penerbangan
- Pemuda Lereng Merbabu Sukses Bisnis Domba Kurban dengan KUR BRI