Lokasi: Hikmah >>
SPMB Jabar 2026: Daftar SMA SMK Maung dan Bedanya
Hikmah13 Dilihat
RingkasanSPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JABAR-2026-45345433.jpg)
SPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional. Sementara itu, SMA/SMK Maung merupakan skema khusus yang dikembangkan di Jawa Barat dengan penekanan pada penguatan karakter, kedisiplinan, serta pembinaan yang lebih intensif sesuai kebutuhan daerah.
Perbedaan ini membuat daftar sekolah yang masuk kategori SMA/SMK Maung menjadi perhatian tersendiri, karena tidak semua sekolah negeri otomatis masuk dalam program tersebut. SMA/SMK Maung merupakan sekolah dengan sistem pembinaan khusus, sehingga proses seleksinya tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga mempertimbangkan rekam jejak kedisiplinan serta prestasi siswa selama di sekolah sebelumnya. Kesiapan calon peserta didik untuk mengikuti pembinaan yang lebih intensif menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian.
Peserta didik yang diterima di SMA/SMK Maung diharapkan memiliki komitmen tinggi terhadap dunia pendidikan, termasuk kesediaan untuk menaati aturan sekolah yang lebih ketat dan mengikuti program pembinaan karakter secara berkelanjutan. Pendaftaran calon murid baru sekolah Maung dilakukan melalui website resmi. Mengutip laman Disdik Jawa Barat, berikut daftar SMA dan SMK Maung dalam SPMB Jabar 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/18drtfcid.html
Sebelumnya: BMKG: Manokwari Berawan Tebal, Cuaca Papua Barat
Berikutnya: Deep Talk Ridho Rhoma, Pesan Sang Raja Dangdut
Artikel Terkait
Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
HikmahPT BYD Motor Indonesia berharap kebijakan insentif baru dari pemerintah dapat mempercepat transisi energi di Tanah Air. Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther T....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaSiswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
HikmahSeorang siswa SD dari Desa Lenek Baru, Kecamatan Lenek, Lombok Timur meninggal dunia diduga setelah meniru aksi freestyle yang viral. Kepala Kepolisian Subsektor (Kapolsubsek) Lenek, Ipda Alam Prima Yogi, mengungkapkan korban adalah murid kelas 1 di SDN 3 Lenek Baru berinisial HIW....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaPCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
HikmahLebih dari 50 organisasi pasien dan profesional, termasuk Endocrine Society, mendukung upaya perubahan nama Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) menjadi Polyendocrine Metabolic Ovarian Syndrome (PMOS). Upaya ini merupakan hasil kolaborasi internasional selama 14 tahun antara peneliti, dokter, dan penyintas kondisi tersebut....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Piala Dunia 2026 Bisa Ditonton di Semua Perangkat
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- El Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Gelandang Manchester City Saksikan Laga Juara Persib Bandung
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
Artikel Terbaru
Pimpinan Ponpes Ponorogo Tersangka Cabuli 11 Santri
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Jawa Barat dan Sulut
BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
Tautan Sahabat
- IRGC Kawal 26 Kapal di Selat Hormuz Lawan Blokade AS
- 131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
- Pemerintah Minta Bantuan BoP Bebaskan 9 WNI Ditahan Israel
- Trump Tolak Tawaran Iran, Sebut Gencatan Senjata Sekarat
- Harga Minyak Melonjak Usai Serangan Drone di UEA
- Putin Segera Kunjungi China Setelah Trump
- 5.000 WNI Bekerja di Perusahaan Konstruksi Chitose, Hokkaido
- Jet Tempur Rusia Cegat Pesawat Mata-Mata Inggris Jarak 6 Meter
- Trump Sebut Gencatan Senjata Kritis, Iran Siap Hadapi Segala Risiko
- Kontroversi Kunjungan Netanyahu ke UEA dan Pebisnis China Zhou Qunfei