Lokasi: Bisnis >>
Pendaftaran Jalur Rapor UNJ Ditutup 31 Mei 2026
Bisnis33 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-jakarta-unj-4345.jpg)
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama. Program tersebut diperuntukkan bagi siswa eligible yang belum diterima pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun lulusan SMA/sederajat tahun 2026 yang belum lolos SNBP atau SNBT.
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi UNJ dengan biaya pendaftaran sebesar Rp350.000. Dalam ketentuan yang diumumkan pihak kampus, setiap peserta hanya diperbolehkan memilih maksimal dua program studi, baik jenjang Sarjana (S-1) maupun Sarjana Terapan (D-4). Ketentuan ini berlaku untuk seluruh peserta PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor tahun 2026.
Selain itu, terdapat beberapa syarat umum yang wajib diperhatikan calon pendaftar. Peserta yang sudah diterima melalui SNBP tidak dapat mengikuti seleksi ini. UNJ juga menegaskan bahwa peserta yang dinyatakan lolos PENMABA Jalur Rapor, tetapi kemudian melakukan daftar ulang pada jalur UTBK-SNBT 2026, maka kelulusannya pada jalur mandiri rapor otomatis dibatalkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/17mr59ec4.html
Artikel Terkait
Apple Hadirkan Iklan di Apple Maps, Privasi Tetap Terjaga
BisnisApple menghadirkan iklan berbayar di aplikasi Apple Maps melalui pembaruan iOS 26. 5 dengan fitur baru bernama Suggested Places....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaRadiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
BisnisTeknologi yang menggabungkan radiologi dan genomik dinilai mampu membantu tenaga medis mendeteksi risiko penyakit secara lebih personal bahkan sebelum gejala muncul. Founder Rhemedi Medical Services, dr....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaKabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
BisnisDante menggambarkan polusi udara melalui fenomena yang akrab dirasakan masyarakat Jabodetabek sehari-hari. "Pernah tidak, ketika malam hujan deras lalu keesokan paginya cerah dan tidak ada awan, kita bisa melihat Gunung Salak dan Gunung Gede dengan jelas? Tapi di hari-hari biasa gunung itu tidak terlihat karena tertutup kabut abu-abu," ujarnya....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ganda Malaysia Goh/Nur Dijagokan Juara Thailand Open 2026
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Israel Bangun Markas IDF di Bekas Kantor PBB Yerusalem
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
Artikel Terbaru
Jepang Selidiki Warganya Terkait Prostitusi Anak di Indonesia
Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
Trump Tolak Tawaran Iran, Sebut Gencatan Senjata Sekarat
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Tautan Sahabat
- Ronaldo Diledek Fans Al Hilal Usai Pesan Derby Riyadh
- Messi Akhirnya Menang di Kandang, Kutukan Patah di MLS
- Persib Bandung Segel Juara Liga 1 Usai Hasil Berbeda
- Persib vs Persijap: Adam Alis Pastikan Target Kemenangan
- 50 Bakat Muda Digembleng Legenda Timnas di Jakarta
- Dua Peluang Juara Cristiano Ronaldo Lenyap dalam Lima Hari
- Skenario Persis Solo Bertahan: Madura United Dilarang Menang
- Laga Persis vs Persita Tanpa Penonton, Degradasi Ditentukan
- Persija Kalahkan Persik 3-1, Witan Persembahkan untuk Jakmania
- Mahfud MD Dapat Jersey Timnas Spesial di Ultah ke-69