Lokasi: Travel >>
Resepsi Pengantin Bertepatan Laga Persib, Tamu Jakarta Kecewa
Travel6 Dilihat
RingkasanSeorang pengguna media sosial bernama Vivi mengungkapkan kekhawatirannya melalui unggahan di Threads terkait keamanan dan kemacetan jalur Jakarta-Lembang saat akhir pekan ini, bertepatan dengan laga krusial Persib Bandung yang diprediksi menyedot animo tinggi. Vivi khawatir karena sebagian besar tamu undangan acaranya berasal dari Jakarta dan akan menghadapi potensi gangguan keamanan maupun kemacetan di jalur menuju Lembang saat euforia pertandingan berlangsung....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Bobotoh-Persib-Bandung-pesta-flare-konvoi-di-Seroja-Soreang-usai-menang-Persija.jpg)
Seorang pengguna media sosial bernama Vivi mengungkapkan kekhawatirannya melalui unggahan di Threads terkait keamanan dan kemacetan jalur Jakarta-Lembang saat akhir pekan ini, bertepatan dengan laga krusial Persib Bandung yang diprediksi menyedot animo tinggi. Vivi khawatir karena sebagian besar tamu undangan acaranya berasal dari Jakarta dan akan menghadapi potensi gangguan keamanan maupun kemacetan di jalur menuju Lembang saat euforia pertandingan berlangsung. "Please kasih aku pencerahan apakah jalur JKT-Lembang dan sebaliknya aman?" tulis Vivi dalam unggahannya yang menjadi perbincangan.
Menanggapi keresahan tersebut, Kapolres Cimahi AKBP Niko N Adi Putra memastikan masyarakat tidak perlu khawatir untuk tetap berwisata maupun menggelar acara di wilayah Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat pada akhir pekan ini. Menurut Niko, pihak kepolisian telah menyiapkan ratusan personel untuk melakukan pengamanan di sejumlah titik, termasuk kawasan wisata, konser musik, hingga pengamanan laga penentuan. "Tidak perlu khawatir, silakan aja laksanakan kegiatan yang sudah memiliki jadwal, untuk liburan silakan. Masyarakat luar yang akan melaksanakan wisata atau yang lain silakan laksanakan seperti biasa," kata Niko, Jumat (22/5/2026).
Meski demikian, masyarakat tetap diminta mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas, terutama di jalur-jalur wisata menuju Lembang dan Bandung. Niko menyarankan masyarakat memanfaatkan berbagai alternatif transportasi seperti kereta cepat Whoosh maupun jalan tol untuk menghindari kemacetan panjang. "Beberapa jalur tentu sudah ada, gunakan Whoosh silakan, jalan tol silakan, yang pasti silakan antisipasi terkait beberapa kondisi atau keadaan yang akan terjadi," ujarnya.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/147a899844.html
Artikel Terkait
Siswi SMAN 1 Pontianak Protes Juri LCC MPR, Ini Sosoknya
TravelOcha, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak, menjadi viral setelah berani memprotes keputusan dewan juri yang menyatakan jawabannya salah dalam sesi rebutan soal mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Keberaniannya justru menuai apresiasi luas, termasuk dari anggota DPR RI, M....
【Travel】
Baca SelengkapnyaWNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
TravelPlt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes Andi Saguni menerangkan, International Health Regulations National Focal Point (IHR NFP) Inggris mengirimkan notifikasi kepada Indonesia pada 7 Mei 2026 mengenai kontak erat warga negara asing (WNA) dengan pasien tertentu. WNA Inggris berusia 60 tahun itu mengikuti perjalanan menggunakan kapal pesiar MV Hondius dan memiliki riwayat kontak, termasuk satu penginapan di Saint Helena serta duduk berdekatan dalam penerbangan menuju Johannesburg, Afrika Selatan....
【Travel】
Baca SelengkapnyaPCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
TravelLebih dari 50 organisasi pasien dan profesional, termasuk Endocrine Society, mendukung upaya perubahan nama Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) menjadi Polyendocrine Metabolic Ovarian Syndrome (PMOS). Upaya ini merupakan hasil kolaborasi internasional selama 14 tahun antara peneliti, dokter, dan penyintas kondisi tersebut....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pemain Persib Selamat, Kini Bersiap Angkat Piala
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- KPAI: Kekerasan Anak di Daycare Terjadi di 5 Kota, Yogya Terbanyak
- Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
Artikel Terbaru
PEVS 2026 Siap Tampilkan Teknologi EV dan Kendaraan Masa Depan
BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
Hoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
Prediksi Arsenal vs Burnley: The Gunners Jaga Puncak Klasemen
Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
Tautan Sahabat
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
- Protein Hewani Kunci Asam Amino Esensial Tumbuh Kembang Anak
- Hoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- 5 Manfaat Anggur bagi Kesehatan Tubuh
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung