Lokasi: Bisnis >>
Dokter Peringatkan Bahaya Salah Obat Diabetes Lansia
Bisnis49 Dilihat
RingkasanKelompok geriatri dengan usia di atas 60 tahun umumnya memiliki lebih dari satu penyakit kronis sehingga memerlukan penanganan khusus dalam pemberian obat diabetes. Dokter Spesialis Penyakit Dalam (Internis) dr....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Lansia-1-31052025.jpg)
Kelompok geriatri dengan usia di atas 60 tahun umumnya memiliki lebih dari satu penyakit kronis sehingga memerlukan penanganan khusus dalam pemberian obat diabetes. Dokter Spesialis Penyakit Dalam (Internis) dr. Agus Nurohman, Sp.PD, FINASIM menyatakan kondisi ini membuat dokter harus mempertimbangkan berbagai faktor seperti efek samping obat, interaksi antarobat, dan kondisi organ pasien. “Kalau geriatri, usia di atas 60 tahun ke atas dengan lebih dari satu penyakit, ya. Sehingga dia memiliki lebih dari satu komorbid,” ujar dr. Agus dalam Healthy Talk di kanal YouTube Tribun Health pada Senin (18/5/2026). “Oleh karena itu, pemberian obat-obatan harus memperhitungkan efek samping obat, interaksi obat, kemudian kondisi penyakit yang lain,” katanya.
Target pengendalian gula darah pada pasien geriatri berbeda dengan pasien muda karena faktor komorbid dan komplikasi yang menyertai. Pada pasien di bawah 60 tahun, target HbA1C biasanya lebih ketat yaitu kurang dari 7 persen. Namun pada pasien geriatri dengan banyak komorbid, target tersebut dilonggarkan menjadi kurang dari 8 persen. “Kalau orang masih muda, ya, di bawah 60 tahun, itu targetnya BA1C kurang dari 7,” kata dr. Agus. “Tapi kalau geriatrinya sudah banyak komorbid, lebih dari 2, ya, banyak komplikasi, ya, dia ditargetkan kurang dari 8,” sambungnya.
Pendekatan personal dalam pemberian terapi diabetes menjadi kunci utama untuk menghindari risiko efek samping yang membahayakan pasien lanjut usia. Dokter harus mengevaluasi kondisi kesehatan secara menyeluruh termasuk fungsi organ vital sebelum meresepkan obat. Hal ini penting karena pasien geriatri rentan terhadap interaksi obat akibat konsumsi multiple obat untuk berbagai penyakit kronis yang dideritanya.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/394f3299573.html
Artikel Terkait
Mentan Australia Telepon Amran Ucapkan Terima Kasih Pasok Pupuk
BisnisMenteri Pertanian Australia Julie Collins menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Indonesia atas dukungan pasokan pupuk di tengah tantangan geopolitik global. Hal itu disampaikan Menteri Pertanian Indonesia Amran Sulaiman dalam sambungan telepon dengan Collins, yang dikutip dalam keterangan resmi pada Minggu (17/5/2026)....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPelaku Penyekapan Mahasiswi Nunukan Ditembak Polisi
BisnisDR ditangkap di wilayah Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026). Polisi menunggu beberapa saat, mendapatkan targetnya, dan langsung menangkap DR....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaART Tersangka Kematian Bocah 11 Tahun Akibat Pengobatan Mistik
BisnisKorban berinisial AA, warga Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam, meninggal dunia pada Rabu malam (13/5/2026) setelah menjalani praktik pengobatan mistis oleh seorang pelaku. Awalnya korban mengalami sakit, lalu pelaku menawarkan diri untuk menyembuhkan korban melalui praktik mistis yang justru berujung pada kematian korban....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kuasa Hukum Erin Yakin Hadapi Kasus ART dan CCTV
- Kronologi Pelajar Jogja Tewas Ditusuk Klitih Dini Hari
- Prakiraan Cuaca Madura: Hujan Ringan di Masalembu
- Tejo Akui Dibohongi Kiai Cabul Ashari, Sesali Pertolongannya
- AC Milan Cuci Gudang, Rafael Leao dan 4 Pemain Lain Dijual
- Pendaftaran Calon Ketum PAN Dimulai Jelang Kongres Banten
Artikel Terbaru
Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
Dedi Mulyadi Ancam Suporter Rusuh ke Barak Militer
Polwan Digerebek Berduaan, Polda Maluku Selidiki Kasus
Prakiraan Cuaca Bangka Belitung: Belitung Timur Berawan
Aldi Taher Minta Maaf ke Dewi Perssik soal Klaim Anak
Prakiraan Cuaca Depok Besok: Pagi dan Malam Cerah
Tautan Sahabat
- Jaringan Irigasi 14 Km Dibangun untuk Swasembada Pangan
- Nasrafa Kain Lukis Tembus Pasar Dunia dari Brosur
- Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.622,5 Triliun
- BKI Tekankan Standar Keselamatan Kapal Cepat Batam
- Telkom Solution Perkuat Transformasi Digital BUMN dengan AI
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.735, Tertekan FOMO Valas
- Promo Indomaret, Alfamart, Superindo: Minyak Sania 1L Rp21.600
- Susukan Menangi Desa BRILiaN BRI dengan Ekonomi Cetuk
- Promo JSM Indomaret, Alfamart, Superindo: Minyak Fortune Rp42.900
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.529 per Dolar AS, Rekor Terburuk