Lokasi: Olahraga >>
Cara Daftar Aplikasi SPMB Sumut Berkah 2026
Olahraga267 Dilihat
RingkasanPendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-SUMUT-2026-45W4EREWRWE.jpg)
Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut. Melalui aplikasi ini, pengguna bisa memilih berbagai jalur masuk sesuai jenjang SMA/SMK dan melihat persyaratan yang dibutuhkan.
Mengutip laman resmi Disdik Sumut, berikut tutorial melakukan pendaftaran melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah. Pertama, unduh dan buka aplikasi SPMB Sumut Berkah di ponsel, lalu pilih menu "Daftar" untuk membuat akun dengan mengisi data diri seperti nomor induk kependudukan dan nomor kartu keluarga. Setelah akun terverifikasi, calon siswa dapat login dan memilih jalur pendaftaran yang tersedia, seperti jalur zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua, atau prestasi.
Selanjutnya, unggah dokumen persyaratan yang diminta, seperti scan Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan Ijazah atau Surat Keterangan Lulus. Pastikan semua data terisi lengkap dan benar, kemudian klik "Kirim" untuk menyelesaikan pendaftaran. Sistem akan memberikan nomor pendaftaran sebagai bukti registrasi, dan pengumuman hasil seleksi dapat dipantau melalui aplikasi yang sama sesuai jadwal yang ditetapkan Disdik Sumut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/07x2fbvur.html
Artikel Terkait
Iran dan Oman Rancang Mekanisme Transit Baru Selat Hormuz
OlahragaEsmaeil Baghaei menegaskan tindakan-tindakan tersebut diizinkan berdasarkan hukum internasional dan peraturan domestik. Proses itu masih terus berlangsung tanpa hambatan, termasuk kontak dan konsultasi antara kedua negara terkait masalah ini....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaKemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
OlahragaRisiko penularan Hantavirus antarmanusia memang tergolong rendah, namun kewaspadaan individu tetap menjadi prioritas utama. Ahli Imunologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta (FK UNS), Prof....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaPenyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
OlahragaPenyakit moya-moya merupakan kondisi langka yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah otak secara perlahan namun progresif, demikian dijelaskan oleh dr. Muhammad Hafif, Sp....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Curacao Tunjuk Dick Advocaat 30 Hari Jelang Piala Dunia 2026
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- RI Kecam Mandulnya Dewan Keamanan PBB
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
Artikel Terbaru
Klasemen MotoGP 2026: Diggia Kagetkan Bezzecchi dan Martin
WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
Dhinda Hadapi Ratchanok Usai Lolos Malaysia Masters
Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
Tautan Sahabat
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- El Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
- BPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala