Lokasi: Kesehatan >>
KKP Buka PENTARU 2026, Ini Daftar Sekolah dan Syarat
Kesehatan7482 Dilihat
RingkasanKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KKP-Resmi-Buka-PENTARU-2026.jpg)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan.
KKP merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengelola sektor kelautan dan perikanan Indonesia, termasuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang tersebut. Terdapat beberapa jalur penerimaan, mulai dari jalur khusus hingga jalur umum dan mandiri, dengan fokus utama pada anak pelaku usaha dan pendukung sektor kelautan dan perikanan. Adapun kuota penerimaan dibagi berdasarkan jalur pendidikan, termasuk skema 100 persen jalur khusus pada satuan tertentu serta 80 persen umum dan 20 persen jalur khusus di unit PK-BLU, dikutip dari Instagram resmi KKP.
Dalam sambutannya, Nyoman Radiarta menegaskan bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan sangat bergantung pada kualitas SDM. Menurutnya, transformasi menuju sektor yang maju dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui pendidikan vokasi yang mampu melahirkan generasi unggul, adaptif, dan berintegritas. “Melalui Pentaru 2026, kita tidak hanya membuka proses penerimaan peserta didik, tetapi juga menyiapkan generasi baru pelaku utama sektor kelautan dan perikanan yang akan menjadi penggerak utama ekonomi biru di masa depan. Para peserta didik yang akan bergabung adalah calon-calon profesional yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta membawa inovasi bagi kemajuan sektor ini,” ujarnya.
KKP memiliki sejumlah kampus vokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) di beberapa daerah, Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (Akom KP), serta Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM). Kampus-kampus ini menjadi pusat pendidikan tinggi vokasi yang menyiapkan tenaga ahli di bidang teknologi kelautan, perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil laut, hingga manajemen usaha perikanan modern.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/ug1ra3ow9.html
Sebelumnya: Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.622,5 Triliun
Berikutnya: Petkovic Bawa Aljazair ke Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
KesehatanMoya-moya, penyakit langka yang namanya unik dan berasal dari bahasa Jepang yang berarti "kepulan asap", bisa memicu stroke pada orang muda yang tampak sehat tanpa faktor risiko. dr....
Baca SelengkapnyaKuba Borong 300 Drone dari Rusia dan Iran
KesehatanKuba telah memperoleh lebih dari 300 drone militer berdasarkan intelijen rahasia yang dikutip Axios. Laporan yang terbit pada Minggu (17/05) itu menuduh Kuba mendiskusikan rencana penggunaan drone militer untuk menyerang pangkalan angkatan laut AS di Guantanamo Bay, kapal-kapal militer Amerika, dan kemungkinan Key West, Florida....
Baca SelengkapnyaTrump Sebut Gencatan Senjata Kritis, Iran Siap Hadapi Segala Risiko
KesehatanIran menyebut proposal gencatan senjata terbaru dari AS sebagai "dokumen sampah" dan menegaskan bahwa situasi saat ini berada pada titik terlemah. Pada Minggu (10/5/2026), Teheran merilis tanggapan resmi yang menuntut penghentian perang di seluruh front, termasuk di Lebanon, di mana Israel sebagai sekutu AS masih bertempur melawan pejuang Hizbullah yang didukung Iran....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Sahroni Minta Polda Metro Bongkar Dalang Penadah Motor Ilegal
- Konflik Israel-Palestina: Dua Wartawan Indonesia Diculik
- Evo Morales Terancam Ditangkap Usai Mangkir Sidang
- Arsitek Bali Nyoman Popo Danes Bawa Filosofi ke Panggung Dunia
- Casemiro Bisa Bertahan Lebih Lama di MU Jika Carrick Datang Lebih Awal
- Rusia Hujani Ukraina dengan 3.170 Drone dalam Sepekan
Artikel Terbaru
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
Transfer Minyak Rahasia Dekat Malaysia Diduga Jalur Iran-China
Israel Bangun Markas IDF di Bekas Kantor PBB Yerusalem
Kontroversi Kunjungan Netanyahu ke UEA dan Pebisnis China Zhou Qunfei
Taisei Marukawa Beri Kode Siap Dinaturalisasi untuk Timnas
Kebakaran Hutan Landa Afrika-Asia, El Nino Perparah Bencana
Tautan Sahabat
- Rashford Kerasan di Barcelona, Ogah Pulang ke MU
- PSIM Yogyakarta Bungkam Madura United 2-1, Persis Solo Senang
- Messi diragukan, Piala Dunia 2026 tak sempurna tanpa La Pulga
- Mojang Priangan dan Akademi Persib Melaju ke All-Stars Kudus
- Persib Vs Borneo FC, I.League Kritik Wasit dan Trofi
- Prediksi Sevilla vs Real Madrid, Laga Degradasi Los Nervionenses
- Tony Popovic Selamatkan Australia ke Piala Dunia 2026
- Cristiano Ronaldo Tak Pantas Dipuja Meski Al Nassr Juara
- Casemiro Bisa Bertahan Lebih Lama di MU Jika Carrick Datang Lebih Awal
- Gol Akhir Julio Cesar Bawa Persib Kalahkan PSM