Lokasi: Berita >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Berita12714 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/nem0bkrwb.html
Artikel Terkait
PSIM Yogyakarta Kalah, Persis Solo Tersenyum
BeritaPSIM Yogyakarta berhasil meraih kemenangan krusial atas Madura United dalam lanjutan Liga 2 Indonesia pekan ke-33. Laskar Mataram tampil menggebrak sejak awal pertandingan dengan mengambil inisiatif serangan dan mengurung pertahanan Laskar Sapee Kerrab....
【Berita】
Baca Selengkapnya6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
BeritaStudi terbaru dalam jurnal Science yang meneliti data dari 6. 500 orang berbagai usia mengungkapkan kabar baik khusus untuk perempuan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaHantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
BeritaPenyakit akibat tikus memiliki perbedaan mendasar meskipun sama-sama ditularkan oleh hewan pengerat. Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUP Dr....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Prediksi Arsenal vs Burnley: The Gunners Jaga Puncak Klasemen
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
Artikel Terbaru
VAR Digunakan di 273 Laga Liga 2 Championship 2025/26
Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
Alyssa Daguise Kesakitan Melahirkan, Al Ghazali Bicara Trauma
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
Tautan Sahabat
- 4 Pelaku Ditangkap, 2 Buron dalam Pengeroyokan Buruh Sukabumi
- Yohanes 3 Kali Peralat Anggota Ambil Paket Narkoba
- DPR Dorong Perizinan Sederhana Percepat Realisasi Investasi
- Vasko Ruseimy Alami Luka Kecelakaan di Solok Selatan
- Polisi Deky Jonatan Diduga Minta Uang Puluhan Juta
- 2 Anggota TPNPB Tewas Baku Tembak dengan Aparat di Dekai
- AKP Yohanes Bonar Tersangka Narkoba, Baru 5 Bulan Menjabat
- Bocah Rohul Meninggal Diduga Dianiaya Saat Ritual Sembuh
- Pelaku Penyekapan Mahasiswi Nunukan Ditembak Polisi
- Cuaca Malang dan Batu Besok, Hujan Siang-Malam