Lokasi: Berita >>
SPMB Surabaya 2026 Jenjang TK Tanpa Tes Akademik
Berita5985 Dilihat
RingkasanPemerintah Kota Surabaya membuka penerimaan SPMB Kota Surabaya 2026 untuk jenjang TK dengan menyediakan kuota jalur reguler dan jalur inklusi bagi kelompok usia tertentu. Kebijakan ini diumumkan melalui laman resmi sebagai upaya pemerataan akses pendidikan sejak dini di ibu kota Provinsi Jawa Timur tersebut....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-KOTA-SURABAYA-TK-2352343223.jpg)
Pemerintah Kota Surabaya membuka penerimaan SPMB Kota Surabaya 2026 untuk jenjang TK dengan menyediakan kuota jalur reguler dan jalur inklusi bagi kelompok usia tertentu. Kebijakan ini diumumkan melalui laman resmi sebagai upaya pemerataan akses pendidikan sejak dini di ibu kota Provinsi Jawa Timur tersebut.
Jalur reguler diperuntukkan bagi calon peserta didik yang memenuhi persyaratan usia sesuai ketentuan, sementara jalur inklusi memberikan kesempatan bagi anak berkebutuhan khusus untuk mengikuti proses belajar di sekolah umum. Setiap sekolah yang ditunjuk memiliki alokasi kuota terbatas yang harus diperebutkan oleh orang tua atau wali murid selama periode pendaftaran.
Informasi lengkap mengenai jadwal, syarat, dan tata cara pendaftaran SPMB Kota Surabaya 2026 jenjang TK dapat diakses melalui portal resmi yang telah disediakan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Orang tua diimbau untuk memantau pengumuman secara berkala agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran yang telah ditentukan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/mq7yekwqu.html
Artikel Terkait
Peringatan Cuaca 6 Ibu Kota Jawa, Hujan Ringan di Semarang
BeritaBMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca hujan pada Kamis (14/5/2026) pukul 16. 09 WIB untuk sejumlah wilayah di Indonesia....
【Berita】
Baca SelengkapnyaTabrakan Beruntun di Tol JORR Cakung, Dua Tewas
BeritaKecelakaan lalu lintas melibatkan tiga kendaraan yakni tracktor head B 9757 UEJ, truck box B 9715 UPA, dan pick up B 9037 FVE. Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Rieki Indra Brata Manggala menyatakan korban merupakan pengemudi dan pendamping di kendaraan pick up yang meninggal dunia dan dibawa ke RS Polri Kramat Jati pada Sabtu (16/5/2026)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKebakaran Tewaskan 22 Orang, Bos Terra Drone Bantah Lalai
BeritaMichael terdakwa kasus kebakaran gedung tujuh lantai dinilai pihaknya tidak bertanggung jawab penuh atas ketiadaan fasilitas keselamatan permanen karena hal itu merupakan domain pemilik bangunan. Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Senin (11/6/2026), Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Michael bersalah melanggar Pasal 474 ayat 3 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait kelalaian yang menyebabkan kematian 22 orang....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Jokowi Keliling Indonesia, Siap Kembali ke Panggung Politik
- TAUD Nilai Andrie Yunus Rentan Intimidasi di Sidang Militer
- Rano Karno Ingin JIS Seperti San Siro Milan
- Niko Atmaja Panaskan Mesin PDIP Jakarta Utara
- Pakar Sebut Prabowo Tak Paham Soal Investasi Desa
- Toyota Avanza Terbakar di Tol Jagorawi Diduga Korsleting
Artikel Terbaru
Trading Smartphone Jadi Tren Baru di Asia Tenggara
Tiga WNA Jadi Korban Jambret di Jakarta Pusat dalam Sebulan
Model Dibegal di Tol Kebon Jeruk, Kritis
AMPG Kawal Kebijakan Sekolah Swasta Gratis Jakarta
Harta Nadiem Tak Wajar, Jaksa Tuntut Uang Pengganti
Pelaku Jambret WN Polandia di Menteng Ditangkap, Damai
Tautan Sahabat
- Tujuh Jenazah WNI Korban Kapal Karam Dipulangkan
- Tuntutan 5 Tahun Penjara Noel Ebenezer Sesuai Pedoman KPK
- Habib Rizieq Aktifkan Kembali Pengajian Petamburan dan Megamendung
- Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Guyur Papua Tengah 15 Mei 2026
- Peringatan Hari Buku Nasional: Sejarah dan Ucapan Singkat
- MK Tolak Gugatan UU LLAJ, Dorong Deteksi Kantuk Sopir
- Harta Nadiem Tak Wajar, Jaksa Tuntut Uang Pengganti
- Insentif Guru Non-ASN Naik Jadi 365 Ribu Orang
- Ibrahim Arief Dituntut 15 Tahun, Vonis Chromebook Dibacakan
- MUI Kecam Penangkapan Aktivis Republika di Kapal Flotilla