Lokasi: Otomotif >>
Kebakaran Tewaskan 22 Orang, Bos Terra Drone Bantah Lalai
Otomotif51 Dilihat
RingkasanMichael terdakwa kasus kebakaran gedung tujuh lantai dinilai pihaknya tidak bertanggung jawab penuh atas ketiadaan fasilitas keselamatan permanen karena hal itu merupakan domain pemilik bangunan. Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Senin (11/6/2026), Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Michael bersalah melanggar Pasal 474 ayat 3 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait kelalaian yang menyebabkan kematian 22 orang....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Bos-Terra-Drone-Indonesia-Michael-Wisnu-Wardhana-54.jpg)
Michael terdakwa kasus kebakaran gedung tujuh lantai dinilai pihaknya tidak bertanggung jawab penuh atas ketiadaan fasilitas keselamatan permanen karena hal itu merupakan domain pemilik bangunan. Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Senin (11/6/2026), Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Michael bersalah melanggar Pasal 474 ayat 3 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait kelalaian yang menyebabkan kematian 22 orang.
Kuasa hukum Michael, Triana Dewi Seroja, menegaskan kliennya telah berupaya menjaga standar keselamatan namun batasan tanggung jawab antara penyewa dan pemilik properti harus ditegakkan secara adil. “Kami keberatan dengan tuntutan jaksa. Ada poin yang seharusnya tidak menjadi tanggung jawab Pak Mike sepenuhnya sebagai penyewa, seperti tangga darurat yang merupakan bagian dari izin bangunan,” ujar Triana. Tragedi terjadi pada 9 Desember 2025 pukul 12.17 WIB dengan api diduga berasal dari lantai dasar di ruang inventory akibat jatuhnya baterai Lithium Polymer (LiPo) 6S 30000 mAh—jenis baterai drone berdensitas energi tinggi yang memicu reaksi berantai cepat.
Jaksa memaparkan saat api membesar karyawan panik karena tidak menemukan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di lantai bawah, dengan satu-satunya akses keluar tangga utama yang cepat dipenuhi asap pekat dan kaca gedung bersifat permanen sehingga sirkulasi udara tertutup rapat. Sebanyak 19 orang berhasil dievakuasi petugas pemadam menggunakan tangga darurat mobil damkar dari rooftop, namun 22 orang lainnya meninggal dunia akibat terjebak dan kekurangan oksigen. Triana membantah tuduhan ketiadaan APAR dengan mengklaim Michael justru membeli sendiri alat pemadam tersebut karena tidak disediakan pemilik gedung. “Soal APAR itu justru kewajiban owner (pemilik) gedung, tapi tetap dibeli oleh Pak Mike pakai uang pribadi. Kami punya buktinya,” tutur Triana.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/5d999985.html
Artikel Terkait
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
OtomotifDokter Spesialis Bedah Saraf dari RS Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaGoogle Bantah Latih Gemini Pakai Email Gmail
OtomotifDave Jones, seorang insinyur, memperingatkan pengguna Gmail bahwa akun mereka secara otomatis diikutsertakan untuk mengizinkan Google mengakses pesan pribadi dan lampiran guna melatih model AI. "Pesan penting untuk semua pengguna Gmail....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaSony Resmi Rilis Jadwal Peluncuran Xperia 1 VIII
OtomotifSony mengumumkan acara peluncuran Xperia terbaru yang akan digelar pada 13 Mei 2026. Informasi tersebut dilaporkan oleh PhoneArena dalam artikel yang dipublikasikan pada 9 Mei 2026....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- IHSG Anjlok 1,43%, Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar
- WhatsApp iOS Rilis Tampilan Liquid Glass Baru
- Eksperimen AI Kafe Swedia Berantakan, Salah Stok Rugi
- Pre-Order MacBook Neo Indonesia Dibuka 15 Mei 2026
- Layvin Kurzawa Cedera Akhir Musim Usai Kemenangan Persib
- Samsung Siap Rilis Galaxy Z Fold 8 dan Kacamata AI Juli 2026
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Primus Yustisio Minta Gubernur BI Mundur, Rupiah Melemah
- LPSK Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, 3 Posisi
- Fahri Bachmi: Putusan MK Mutlak, Sikapi Edaran Jampidsus
- AKP Deky Diduga Minta Rp65 Juta ke Bandar Narkoba
- Satelit Nusantara Lima Percepat Pemerataan Konektivitas Indonesia
- Menteri P2MI Canangkan Gerakan Nasional Migran Aman
- DPR Desak Pemerintah Bebaskan Dua Jurnalis Republika dari Israel
- Prakiraan Cuaca BMKG: Puncak Jaya dan Intan Jaya Berawan
- 2 Jurnalis Republika Ditahan Tentara Israel di Gaza
- Purbaya Bela Prabowo Soal Tuduhan Tak Paham Rupiah