Lokasi: Berita >>
SPMB Jabar 2026: Daftar SMA SMK Maung dan Bedanya
Berita2599 Dilihat
RingkasanSPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JABAR-2026-45345433.jpg)
SPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional. Sementara itu, SMA/SMK Maung merupakan skema khusus yang dikembangkan di Jawa Barat dengan penekanan pada penguatan karakter, kedisiplinan, serta pembinaan yang lebih intensif sesuai kebutuhan daerah.
Perbedaan ini membuat daftar sekolah yang masuk kategori SMA/SMK Maung menjadi perhatian tersendiri, karena tidak semua sekolah negeri otomatis masuk dalam program tersebut. SMA/SMK Maung merupakan sekolah dengan sistem pembinaan khusus, sehingga proses seleksinya tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga mempertimbangkan rekam jejak kedisiplinan serta prestasi siswa selama di sekolah sebelumnya. Kesiapan calon peserta didik untuk mengikuti pembinaan yang lebih intensif menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian.
Peserta didik yang diterima di SMA/SMK Maung diharapkan memiliki komitmen tinggi terhadap dunia pendidikan, termasuk kesediaan untuk menaati aturan sekolah yang lebih ketat dan mengikuti program pembinaan karakter secara berkelanjutan. Pendaftaran calon murid baru sekolah Maung dilakukan melalui website resmi. Mengutip laman Disdik Jawa Barat, berikut daftar SMA dan SMK Maung dalam SPMB Jabar 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/iurlxwpqq.html
Artikel Terkait
Frislly Herlind Kesurupan di Danau Terkutuk Salmokji Korea
BeritaFrislly mengungkapkan kenangan paling membekas saat mendatangi Danau Salmokji, sebuah lokasi yang dikenal masyarakat setempat sebagai danau terkutuk di Korea. Frislly sengaja mendatangi tempat tersebut untuk menggali kisah mistis yang berkembang di sana, dan kini cerita Salmokji telah diangkat menjadi film horor....
【Berita】
Baca SelengkapnyaCinta Brian Tunggu Isyarat Gisella Soal Rencana Nikah
BeritaCinta Brian menyatakan kesiapannya meminang Gisel jika kekasihnya itu sudah memberikan lampu hijau. "Kalau misalnya dia udah bilang gas, nah gas," ucap Cinta Brian di kawasan Cinere Depok Jawa Barat, Jumat (15/5/2026)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaEza Gionino Akui Canggung Bertemu Meiza Usai Pisah
BeritaMeiza resmi menggugat cerai Eza di Pengadilan Agama Cibinong, Jawa Barat, pada 3 September 2025. "Jadi gini, mau bagaimanapun parenting itu sangat penting ya," lanjutnya....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Ammar Zoni Dikawal Dua Kubu Pengacara ke Nusakambangan
Dokter Peringatkan Bahaya Salah Obat Diabetes Lansia
Anak Deddy Dores Nekat Jual Mata, Sang Ayah Mengaku Gagal
Ahmad Dhani Bantah Klaim Lita, Singgung Jurnal Internasional
Komnas HAM dan Polisi Selidiki Pencabulan Santri Pati
Maia Estianty Bahagia Jadi Nenek Usai Putri Al Ghazali Lahir
Tautan Sahabat
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit