Lokasi: Berita >>
UIN Walisongo Buka Beasiswa S2-S3 Gratis Hafiz
Berita835 Dilihat
RingkasanUniversitas meluncurkan program beasiswa khusus bagi para penghafal Al-Qur’an (Hafiz/Hafizah) dan keluarga besar alumni sebagai langkah strategis memperluas akses pendidikan tinggi. Beasiswa ini berlaku untuk jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) dengan tujuan memberikan apresiasi serta memfasilitasi kelanjutan studi tanpa terkendala biaya....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/gedung-uin-walisongo-semarang-2023.jpg)
Universitas meluncurkan program beasiswa khusus bagi para penghafal Al-Qur’an (Hafiz/Hafizah) dan keluarga besar alumni sebagai langkah strategis memperluas akses pendidikan tinggi. Beasiswa ini berlaku untuk jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) dengan tujuan memberikan apresiasi serta memfasilitasi kelanjutan studi tanpa terkendala biaya.
Program tersebut memberikan potongan biaya kuliah sebesar 50 persen bagi penerima selama masa studi normal. Kebijakan ini dirancang untuk membantu para alumni meningkatkan kapasitas akademik dan profesional secara lebih terjangkau, sekaligus menjadi bentuk perhatian kampus terhadap pengembangan karier dan pendidikan lanjutan.
Bagi calon mahasiswa yang ingin memanfaatkan peluang ini, proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi universitas. Dengan adanya fasilitas kuliah gratis ini, diharapkan semakin banyak Hafiz dan Hafizah yang dapat melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/ipwlmxle4.html
Artikel Terkait
Samsung Galaxy S26 Ultra Pecahkan Rekor Charging Android
BeritaSamsung Galaxy S26 Ultra mampu mengisi daya baterai hingga 76 persen hanya dalam waktu 30 menit, berdasarkan laporan pengujian yang dipublikasikan CNET pada 14 Mei 2026. CNET melakukan pengujian terhadap berbagai merek besar seperti Apple, Samsung, Google, Motorola, hingga OnePlus dengan metode yang sama untuk melihat seberapa cepat baterai terisi dalam waktu setengah jam....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBoard of Peace Mandek, AS Sibuk Perang Iran
BeritaMenteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan dinamika geopolitik di Timur Tengah menghambat implementasi agenda Boat of Peace (BoP) dan International Stabilization Force (ISF) hingga saat ini. "Dinamika yang sekarang timbul karena masih terjadinya intensitas konflik antara Amerika dan Iran yang sangat tinggi sehingga BoP cenderung left behind....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKementerian Kebudayaan Tambah 430 Cagar Budaya Baru
BeritaKementerian Kebudayaan membentuk tim ahli multidisiplin untuk menetapkan cagar budaya di Indonesia. Fadli Zon menyatakan tim tersebut terdiri dari arkeolog, antropolog, sejarawan, sosiolog, hingga arsitek....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Menlu RI Serukan Reformasi Sistem Global di Forum BRICS
- DPR Dinilai Omon-Omon, Eks KPU Kecewa RUU Pemilu
- RI Dorong Pembangunan Kota Cerdas Inklusif dan Adaptif
- Gus Miftah: Judi Online, Bullying, Kekerasan Seksual Jangan Dianggap Sepele
- WhatsApp Rilis Incognito Chat dengan Meta AI
- Partai Berkarya Serukan Kader Solid Lawan Provokasi
Artikel Terbaru
Turki Incar Investor Asing di Tengah Konflik Iran
KSPSI Minta Pemerintah Tekan Impor Demi Rupiah Stabil
Menaker Yassierli: Kesejahteraan Pekerja dan Kinerja Industri Sejalan
AKP Deky Diduga Minta Rp65 Juta dari Bandar Ishak
Persaingan Degradasi Liga Spanyol Makin Panas, Sevilla Terancam
Demokrat Terima Delegasi PAP, Bahas Peran Politik Wanita
Tautan Sahabat
- Pasukan Israel Tangkap Sembilan WNI di Kapal Flotilla Gaza
- WHO Peringatkan Krisis Kesehatan Mental Ukraina Akibat Perang
- Vinyl Bangkitkan Kembali Kenikmatan Musik di Era Digital
- Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal di Selat Hormuz
- Siklus 9 Tahun Hubungan Trump-Xi: Mesra KTT Lalu Perang Tarif
- Trump Minta Bantuan Xi Jinping Tekan Iran.
- Isu Prabowo Mundur Jadi Taruhan di Polymarket
- Forum BRICS India Jadi Panggung RI Pertegas Peran Aktif
- 131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
- Prabowo Wajibkan Ekspor Hanya Lewat BUMN