Lokasi: Otomotif >>

Board of Peace Mandek, AS Sibuk Perang Iran

Otomotif142 Dilihat

RingkasanMenteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan dinamika geopolitik di Timur Tengah menghambat implementasi agenda Boat of Peace (BoP) dan International Stabilization Force (ISF) hingga saat ini. "Dinamika yang sekarang timbul karena masih terjadinya intensitas konflik antara Amerika dan Iran yang sangat tinggi sehingga BoP cenderung left behind....

Board of Peace Mandek,<strong></strong> AS Sibuk Perang Iran

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan dinamika geopolitik di Timur Tengah menghambat implementasi agenda Boat of Peace (BoP) dan International Stabilization Force (ISF) hingga saat ini. "Dinamika yang sekarang timbul karena masih terjadinya intensitas konflik antara Amerika dan Iran yang sangat tinggi sehingga BoP cenderung left behind. Nah, karena BoP left behind, ISF juga left behind," kata Sjafrie dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (19/5/2026).

Sjafrie menjelaskan Indonesia terlibat dalam kedua inisiatif tersebut. "Presiden Amerika Serikat membentuk yang namanya ISF, International Stabilization Force dan Indonesia masuk di dalamnya," ujarnya. Namun, hingga kini Pemerintah Indonesia belum menerima arahan resmi terkait pelaksanaan operasional ISF. "Belum mendapatkan arahan implementasi, maka sampai dengan saat ini ISF kita masih standby, kita belum melakukan temu," ungkap Sjafrie.

Dia mengatakan brigade-brigade yang ada tetap menjalankan fungsi strategis pertahanan nasional sambil menunggu perkembangan situasi geopolitik internasional dan arahan implementasi ISF.

Tags:

Artikel Terkait