Lokasi: Hikmah >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Hikmah818 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/eql7znhdc.html
Artikel Terkait
Misbakhun Optimistis Pasar Modal Indonesia Tetap Kuat
HikmahKeputusan rebalancing indeks oleh MSCI dinilai sebagai momentum pembenahan fundamental pasar modal Indonesia agar lebih sehat dan kredibel di mata investor global. MSCI (Morgan Stanley Capital International) merupakan perusahaan global penyedia indeks pasar saham, data, dan alat analisis untuk mendukung keputusan investasi....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaPrabowo Tegaskan Penguatan Pertahanan di Tengah Geopolitik Memanas
HikmahPresiden menyerahkan enam unit pesawat tempur MRCA kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto untuk diteruskan kepada Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Tonny Harjono guna memperkuat pertahanan negara. "Saya kira itu intinya, ya....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaKSPSI Minta Pemerintah Tekan Impor Demi Rupiah Stabil
HikmahAnggota Lembaga Kerja Sama Tripartit, Arnod, mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki sumber daya alam melimpah, pasar besar, dan tenaga kerja berjumlah banyak yang seharusnya mampu menopang kebutuhan nasional, terutama di sektor pangan dan industri strategis. Namun, hingga saat ini Indonesia masih mengimpor berbagai komoditas penting seperti gula, kedelai, jagung, susu, daging, buah-buahan, bahan kimia, baja, mesin industri, elektronik, hingga farmasi....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- ESG Batu Bara: Laporan Hijau Bentrok Fakta Lapangan
- Megawati-Dubes Kuwait Bahas Dampak Konflik Timur Tengah
- Prabowo Kaget Verrel Bramasta Ternyata Keturunan Bali
- Tujuh Komoditas Strategis Tak Perlu Impor, Ketahanan Pangan Kuat
- Mauricio Buka Suara soal Masa Depan di Persija
- Masyarakat Diajak Salurkan Kurban Tepat Sasaran di 3T
Artikel Terbaru
Komisi III DPR Nilai Laporan Erin Tak Tepat
Lima Kapolda Baru Dilantik, Panca Putra Promosi Kalemdiklat
Keadilan Tuntutan Berat Nadiem Makarim Dibahas 18 Mei
Jakarta Job Fair 19-20 Mei 2026, 42 Perusahaan Buka Ribuan Lowongan
Ardhito Pramono Puji Davina Karamoy, Tanda Serius Nikah
AKP Deky Diduga Minta Rp65 Juta ke Bandar Narkoba
Tautan Sahabat
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991