Lokasi: Teknologi >>
Cara Daftar Aplikasi SPMB Sumut Berkah 2026
Teknologi596 Dilihat
RingkasanPendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-SUMUT-2026-45W4EREWRWE.jpg)
Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut. Melalui aplikasi ini, pengguna bisa memilih berbagai jalur masuk sesuai jenjang SMA/SMK dan melihat persyaratan yang dibutuhkan.
Mengutip laman resmi Disdik Sumut, berikut tutorial melakukan pendaftaran melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah. Pertama, unduh dan buka aplikasi SPMB Sumut Berkah di ponsel, lalu pilih menu "Daftar" untuk membuat akun dengan mengisi data diri seperti nomor induk kependudukan dan nomor kartu keluarga. Setelah akun terverifikasi, calon siswa dapat login dan memilih jalur pendaftaran yang tersedia, seperti jalur zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua, atau prestasi.
Selanjutnya, unggah dokumen persyaratan yang diminta, seperti scan Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan Ijazah atau Surat Keterangan Lulus. Pastikan semua data terisi lengkap dan benar, kemudian klik "Kirim" untuk menyelesaikan pendaftaran. Sistem akan memberikan nomor pendaftaran sebagai bukti registrasi, dan pengumuman hasil seleksi dapat dipantau melalui aplikasi yang sama sesuai jadwal yang ditetapkan Disdik Sumut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/eoo4zhn4z.html
Artikel Terkait
Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
TeknologiOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
Baca SelengkapnyaCekcok di Cibubur Berujung Penganiayaan dan Mobil Dirusak
TeknologiSeorang pengemudi mobil BYD mengamuk dan menyerang pengendara AION hitam di Jalan Alternatif, tepatnya di wilayah Desa Nagrak, Gunung Putri, pada Senin (18/5/2026). Peristiwa itu terekam dalam video amatir yang memperlihatkan korban berteriak histeris meminta tolong saat pelaku mengamuk di pinggir jalan....
Baca SelengkapnyaSatpam Curigai Kantor Hayam Wuruk Markas Judol
TeknologiSulaiman menaruh curiga pada banyaknya Warga Negara Asing (WNA) yang masuk ke area kantor di lantai 20 dan 21 dengan penampilan terlalu santai dalam beberapa bulan terakhir. "Sebenarnya saya sudah curiga, beberapa bulan terakhir saya nyiriin (mencirikan)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Penumpang Motor Tewas Terlindas Truk Kabur di Depok
- Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pengeroyokan Maut Pasar Grogol
- Polda Metro Tangkap Empat WNA dan Satu WNI Pengedar Narkotika
- Legalisasi Rokok Ilegal Berisiko Cederai Penegakan Hukum
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Jalani Operasi Wajah
Artikel Terbaru
Sidang Isbat Idul Adha 2026 Dipantau dari 88 Lokasi
Pendeta Abraham: Kenaikan Yesus Bukan Sekadar Seremoni
Polisi Tangkap Pelaku Curi Paket di Cilincing, Satu Buron
Polisi Selidiki Viral Pencuri Motor Bersenpi di Duren Sawit
Prabowo Panggil Gubernur BI, CEO Danantara, Menkeu Bahas Rupiah
Warga Pasir Jaya Bogor Tewas Digigit Ular Weling
Tautan Sahabat
- Ibu Hamil Ditandu 30 Km ke RS, Bayi Meninggal
- Istri Sayat Leher Suami 17 Jahitan gegara Selingkuh Terbongkar
- Minta Maaf ke Prabowo, Anggota DPRD Jember Ngaku Khilaf
- Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei: Siang Cerah, Malam Hujan
- Daun Jambu Mete Disulap Jadi Kain Jutaan Rupiah, Diburu Turis
- Awal Mula Kasus Pencabulan Santri Ponorogo Terbongkar
- Retribusi Sampah Dibayar Non Tunai Cegah Kebocoran
- Prakiraan Cuaca Madura: Hujan Landa Sampang dan Pamekasan
- Sekuriti Cabuli ART di Rumah Bupati Konsel Saat Jaga
- Pemuda Lampung Ngaku Dibegal, Jual Motor Hindari Cicilan