Lokasi: Kesehatan >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi S2-S3 di BIB 2026
Kesehatan9216 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag,Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ia menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/beykg3ipv.html
Artikel Terkait
Sterling Gagal di Arsenal, Karier di Ujung Tanduk.
KesehatanRaheem Sterling menuai kritik pedas dari mantan pemain timnas Belanda, Jan Everse, dan penggemar Feyenoord setelah performanya menurun drastis sejak bergabung pada Februari 2026. Pemain berusia 31 tahun itu hanya mencatatkan 349 menit bermain dalam tujuh penampilan sebagai pemain pengganti dengan sumbangan satu assist....
Baca SelengkapnyaPakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
KesehatanDicky menegaskan bahwa rentetan wabah dalam beberapa tahun terakhir membuktikan dunia mendesak menerapkan pendekatan One Health, yaitu keselarasan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. “Ebola, hantavirus, hingga Covid-19 memberi pesan serupa....
Baca SelengkapnyaRadiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
KesehatanTeknologi yang menggabungkan radiologi dan genomik dinilai mampu membantu tenaga medis mendeteksi risiko penyakit secara lebih personal bahkan sebelum gejala muncul. Founder Rhemedi Medical Services, dr....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ayu Ting Ting Digandeng Pria Diduga Politisi, Ini Reaksinya
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Artikel Terbaru
Sengketa Hotel Sultan, Hamdan Zoelva Bicara Ambil Alih Bisnis
Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Sinopsis See You at Work Tomorrow! Drakor Seo In-guk
Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
Tautan Sahabat
- Rieke Diah Pitaloka Kritik Perlindungan Korban Kasus Erin vs ART
- Ogah Pisah, Eza Gionino Curiga Ada Pihak Pengaruhi Eca Banding
- Kuasa Hukum Erin Yakin Hadapi Kasus ART, Singgung CCTV
- Fatih Unru Ragu Akting Usai Sang Ayah Meninggal
- Pinkan Mambo Cerai Usai Abaikan Peringatan Anak
- Maia Estianty Bantah Beri Rumah untuk Al dan Alyssa
- Jennifer Coppen Cemburu Lihat Kamari dan Kekasih Justin Hubner
- Ibunda Alyssa Daguise Cerita Dampingi Persalinan Normal
- Maia Estianty Haru Alyssa Daguise Melahirkan Normal
- Rieke Diah Pitaloka Kritik Perlindungan Korban Kasus ART