Lokasi: Gaya Hidup >>
Kemenag Buka Beasiswa Double Degree Inggris 2026
Gaya Hidup67 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026 yang sebelumnya telah berjalan, dan kini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta serta UIN Alauddin Makassar sebagai mitra kerja sama internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-BIB-Kemenag-2026.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026 yang sebelumnya telah berjalan, dan kini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta serta UIN Alauddin Makassar sebagai mitra kerja sama internasional.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, menjelaskan bahwa perluasan kerja sama ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia. "Ini mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," ungkap Ruchman. Siti Maria Ulfa, selaku Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, menambahkan bahwa program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang ingin meraih pengalaman akademik internasional dan berkontribusi pada pengembangan pendidikan di Indonesia.
Pendaftar program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag harus memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk memiliki sertifikat tes ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang diterbitkan lembaga resmi. Program ini dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026, dan informasi lengkap mengenai beasiswa dapat diakses melalui website resmi Kemenag.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/bbfmstcju.html
Artikel Terkait
Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
Gaya HidupPemerintah menyiagakan puluhan rumah sakit rujukan dan memperketat pengawasan di pintu masuk negara untuk mendeteksi dini masuknya varian virus berbahaya. Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Widyawati, mengungkapkan pemerintah telah membangun sistem deteksi yang tersebar di berbagai wilayah strategis sebagai bagian dari sistem ketahanan kesehatan nasional yang dikembangkan sejak beberapa tahun terakhir....
Baca SelengkapnyaPolisi Tangkap Pria di Kebumen Aniaya Istri dan Mertua Hingga Tewas
Gaya HidupData dari Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI) Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mencatat jumlah total kasus kekerasan pada periode Januari-Oktober 2025 mencapai 25. 180 kasus, dengan 26....
Baca SelengkapnyaPria di Surabaya Lecehkan Gadis Saat Nonton Festival
Gaya HidupSepanjang 2025, tercatat 15. 396 kasus kekerasan pada anak dengan kekerasan seksual menjadi persentase tertinggi di Indonesia....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Aston Villa Pastikan Tiket Liga Champions, Liverpool Terancam
- Kebakaran Mal Manado, Satu Korban Tewas Terjebak
- Polisi Ekshumasi Jenazah Bocah Korban Ibu Tiri di Siak
- BMKG: Manokwari Berawan Tebal, Cuaca Papua Barat
- Pesta Juara Al Nassr Tertunda, Ronaldo Hengkang
- Prakiraan Cuaca Bandung Raya Rabu: Sumedang Cerah, Bandung Hujan
Artikel Terbaru
Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
Kasat Narkoba Kukar Datangkan Etomidate dari Medan
Robert Kardinal Yakin Papua Jadi Lumbung Tuna Nasional
Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei 2026: Siang Cerah Malam Hujan
Kevin Diks Cetak Gol Penalti, Klub Jerman Nyaris Degradasi
Senggolan Saat Joget Picu Oknum TNI Tembak Rekan di Kafe
Tautan Sahabat
- Kuba Borong 300 Drone dari Rusia dan Iran
- Omar Daniel Bangga Jadi Tulang Punggung Keluarga
- Drone Hizbullah Hambat 70 Persen Serangan Israel di Lebanon
- China vs AS: Perbandingan Mitra Dagang Terbanyak
- Peretas Susupi Sistem Bahan Bakar AS, Iran Didalangi
- Pembekalan LPDP untuk TNI: Relevan bagi Akademik?
- Iran Akui Ekonomi Lumpuh Akibat Perang, Infrastruktur Hancur
- Senator Filipina Kabur ke Senat Usai Surat Penangkapan ICC
- AS Desak Iran Penuhi 5 Tuntutan Baru, Uranium Jadi Taruhan
- Israel Bangun Basis Militer Rahasia di Gurun Irak