Lokasi: Olahraga >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Olahraga734 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/ak84n1c01.html
Artikel Terkait
Profil Marsekal Budhi Achmadi, Pesan untuk Keluarga di Pernikahan Perak
OlahragaBudhi Achmadi, lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1994, meraih penghargaan Ati Tanggap Emas di bidang elektronika saat menempuh pendidikan. Setelah lulus, ia melanjutkan pendidikan Sekolah Penerbang (Sekbang) dan resmi menjadi penerbang dengan pengalaman panjang menerbangkan pesawat tempur F-5E/F Tiger II....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaTerdakwa Ibrahim Pejamkan Mata Sebelum Vonis Chromebook
OlahragaIbam, mantan Konsultan Teknologi Kemdikbudristek, menjalani sidang penentuan nasib pada Selasa (12/5/2026) siang di ruang pengadilan yang penuh sesak. Mengenakan kemeja batik lengan panjang biru tua, Ibam duduk didampingi istrinya sambil sesekali memejamkan mata dan menggenggam erat buku catatan, menunggu sidang yang tertunda lebih dari 30 menit....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaPolisi Diminta Tembak Begal di Tempat, Indonesia Darurat
OlahragaSahroni meminta seluruh jajaran kepolisian bertindak tegas terhadap kejahatan jalanan yang semakin mengkhawatirkan. Ia menginstruksikan semua Polda segera mengerahkan anggotanya karena aksi begal sudah tidak pandang bulu, bahkan di kawasan ramai dan area elit perkotaan....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- MUI Minta Doakan Jemaah Haji saat Idul Adha 27 Mei
- Pengacara Sesalkan Tuntutan Ringan 3 Oknum TNI Pembunuh
- Yusril Sebut Pemerintah Bisa Petik Hikmah dari Film Pesta Babi
- Siswi Protes LCC Josepha Alexandra Diundang MPR dan Ditawari Beasiswa
- Amanda Manopo Caesar, Kenny Austin Buka Suara
- Kapolri Bekali Seragam Taktis Anti Bom Molotov untuk Polri
Artikel Terbaru
WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Novel Baswedan: Sebut Serangan Andrie Yunus Kenakalan, Apa-apaan?
Polemik Cerdas Cermat, Ketua Komisi II Minta Juri Dicopot
WALHI dan Trend Asia Bantah Dana Asing Pengaruhi Penolakan UU KPK
Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
9.000 Bangunan SMK Rusak, Butuh 6 Tahun Diperbaiki
Tautan Sahabat
- Wabah Ebola Kongo-Uganda Ditetapkan sebagai Darurat
- Putin Genjot Produksi Drone, Kekuatan Militer Iran Menguat
- Drone Hizbullah Hambat 70 Persen Serangan Israel di Lebanon
- Iran Kirim Pesan Keras ke AS di BRICS: Siap Perang dan Diplomasi
- Aktivis Sumud Flotilla Berpelukan Usai Diculik Kapal Israel
- RI Kecam Mandulnya Dewan Keamanan PBB
- Trump Tolak Tawaran Iran, Sebut Gencatan Senjata Sekarat
- Gedung Parlemen Filipina Diberondong Tembakan
- Kecelakaan Kereta Barang Vs Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
- Forum BRICS India Jadi Panggung RI Pertegas Peran Aktif