Lokasi: Travel >>
WALHI dan Trend Asia Bantah Dana Asing Pengaruhi Penolakan UU KPK
Travel42 Dilihat
RingkasanAhmad Ashov Barry, Direktur Program Trend Asia, menegaskan kritik keras dari kelompok masyarakat sipil sering kali bermula dari kebijakan strategis yang pembahasannya terkesan kilat dan minim partisipasi publik. Ia mencontohkan proses revisi Undang-Undang Penolakan terhadap regulasi-regulasi tersebut murni lahir dari proses legislasi yang mengabaikan suara rakyat, bukan karena agenda asing yang membiayai kerusuhan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/diskusi-menepis-dana-asing.jpg)
Ahmad Ashov Barry, Direktur Program Trend Asia, menegaskan kritik keras dari kelompok masyarakat sipil sering kali bermula dari kebijakan strategis yang pembahasannya terkesan kilat dan minim partisipasi publik. Ia mencontohkan proses revisi Undang-Undang Penolakan terhadap regulasi-regulasi tersebut murni lahir dari proses legislasi yang mengabaikan suara rakyat, bukan karena agenda asing yang membiayai kerusuhan. Akar instabilitas sosial, menurut Ashov, justru berasal dari ketidakpastian ekonomi serta kecemasan publik terhadap lapangan pekerjaan, pendidikan, dan tingginya biaya hidup.
"Ketika ruang dialog publik menyempit, maka kritik dan ketidakpuasan akan muncul secara alami," ujar Ashov. Ia mengklarifikasi dukungan pendanaan internasional yang diterima organisasi masyarakat sipil digunakan untuk advokasi isu-isu krusial seperti pemenuhan hak publik atas lingkungan hidup yang sehat, akses air bersih, serta ruang hidup aman dari ancaman kerusakan ekologis. Kondisi ini menunjukkan bahwa protes publik merupakan respons alami terhadap kebijakan yang dianggap tidak transparan.
Pandangan tersebut diperkuat Faizal Ratuela, Pengkampanye Anti Tambang dan Energi Berkeadilan WALHI. Ia menepis anggapan bahwa penerimaan dana internasional membuat organisasi masyarakat sipil kehilangan independensi. Sebaliknya, menurut Faizal, organisasi tersebut bergerak melindungi hak masyarakat lokal yang belum sepenuhnya terjangkau proteksi negara, serta memastikan laju pembangunan tidak hanya berorientasi buta pada pertumbuhan ekonomi semata.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/61c3499904.html
Artikel Terkait
9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
TravelMalaria Plasmodium knowlesi menjadi perhatian serius di Asia Tenggara, termasuk Indonesia (seperti di Aceh Jaya) dan Malaysia, karena tingkat penularannya yang sangat cepat. Parasit ini merupakan jenis malaria zoonosis yang ditularkan secara alami dari hewan ke manusia....
【Travel】
Baca SelengkapnyaJakarta Garuda Hadapi Jalur Neraka di AVC Champions League 2026
TravelSorotan tertuju kepada kekuatan tim-tim yang akan bertanding di ajang voli bergengsi. Bardia Saadat asal Iran memutuskan mundur karena mengalami cedera, sementara Mozic dan Simon merupakan penggawa aktif di timnas negaranya masing-masing yang juga berlaga di kejuaraan tersebut....
【Travel】
Baca SelengkapnyaPedro Acosta Terdepan di Grid MotoGP Catalunya 2026
TravelPedro Acosta sukses merebut pole position sekaligus membuka peluang meraih kemenangan sprint keduanya di kelas utama MotoGP, setelah yang pertama di Buriram. Rider pabrikan KTM itu melanjutkan performa impresif yang sudah ia tunjukkan sejak Jumat dan mencatat waktu terbaik pada Q2....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pertamina Operasikan Dua Kapal Gas Raksasa Jaga Pasokan LPG
- Gagal di Thailand Open, Ginting Tersingkir, 6 Wakl Lolos
- Megawati Bela Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026/2027
- Ubed Tersingkir di Thailand Open 2026 karena Ragu di Awal Laga
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- Megawati Bikin Followers Instagram Hyundai Hillstate Melonjak
Artikel Terbaru
Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
Leo/Daniel Comeback, Sabar/Reza Mundur di Thailand Open 2026
Ananda Mikola Pimpin MGPA, Mandalika Pusat Talenta Motorsport
Megawati Bela Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026/2027
Gus Miftah: Judi Online, Bullying, Kekerasan Seksual Jangan Dianggap Sepele
Jakarta Garuda Hadapi Jalur Neraka di AVC Champions League 2026
Tautan Sahabat
- Polisi Ungkap Motif Penyekapan di Showroom Cakung karena Utang Cicilan
- Polda Metro Bongkar Jaringan Narkotika dari Lapas, Sita Ekstasi
- Polisi Tangkap Pelaku Curi Paket di Cilincing, Satu Buron
- Ayah di Tambun Cabuli Anak, Modus Edukasi Seksual
- Cekcok di Cibubur Berujung Penganiayaan dan Mobil Dirusak
- Tabrakan Beruntun di Tol JORR Cakung, Dua Tewas
- Polisi Bekuk Komplotan Curanmor Bersenpi di Tangerang
- HP Hilang di Flyover Jatibaru Ditemukan Pedagang
- Pengunjung Ancol Sepi Saat Libur Kenaikan Yesus Kristus
- Jakarta Target Top 50 Global City 2030, Revitalisasi Blok M-Kota Tua