Lokasi: Hiburan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Hiburan5 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/95ba67jgb.html
Sebelumnya: Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Berikutnya: Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
Artikel Terkait
Rexy Mainaky Target All Malaysian Final di Malaysia Masters 2026
HiburanRexy Mainaky berharap dua pasangan ganda putra Malaysia kembali menciptakan final sekaligus mengulang kenangan manis edisi sebelumnya di Malaysia Masters 2025. Menurut Rexy, pencapaian musim lalu membuktikan bahwa ganda putra Malaysia mampu bersaing di level tertinggi, khususnya saat tampil di depan pendukung sendiri....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaKemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
HiburanAndes Virus yang ditemukan pada kasus di kapal pesiar MV Hondius merupakan jenis berbeda yang banyak tersebar di wilayah Amerika Selatan dan hingga kini belum pernah dilaporkan ditemukan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus. “Distribusi virus ini tersebar di Amerika dan hingga saat ini belum pernah dilaporkan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus,” ujar Andi....
【Hiburan】
Baca Selengkapnya6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
HiburanStudi terbaru dalam jurnal Science yang meneliti data dari 6. 500 orang berbagai usia mengungkapkan kabar baik khusus untuk perempuan....
【Hiburan】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Bhayangkara Presisi Lolos ke Semifinal AVC Champions 2026
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Megawati dan Wilson Bukti Pengalaman dan Rookie Sejalan
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
Artikel Terbaru
Kecelakaan Kerja di Shiga Jepang Tertinggi, 13 WNI Jadi Korban
Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
Tautan Sahabat
- Polisi Imbau Waspada Modus Kejahatan Teror Pocong Tangerang
- Peredaran 100 Vape Etomidate di Tangerang Terbongkar
- Polisi Bongkar Peredaran 2 Kg Ganja di Cipinang, Satu Tersangka
- Anta Ginting Dorong Pengusaha Lokal Jadi Pilar Ekonomi Jaktim
- Pria Tewas Diduga Dilempar dari Lantai Dua Grogol
- Prakiraan Cuaca BMKG: Cerah di Sejumlah Wilayah Jabodetabek
- Ayah di Tambun Cabuli Anak, Modus Edukasi Seksual
- Pramono Klaim Jakarta Kota Teraman Nomor Dua ASEAN
- 3 Jambret WNA di Bundaran HI Ternyata 120 Kali Beraksi
- Polisi Pindahkan 321 WNA Kasus Judol ke Imigrasi