Lokasi: Hiburan >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Hiburan1 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi. Khusus untuk program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftaran sebesar Rp750 ribu.
Persyaratan utama mencakup keaktifan sebagai pengurus inti atau anggota dewan ambalan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah. Tata cara pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir daring, mengunggah dokumen pendukung, dan melakukan pembayaran sesuai program studi yang dipilih. Jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 telah ditetapkan dengan tahapan verifikasi berkas dan pengumuman hasil.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tata cara, dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui portal resmi Unesa. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan dokumen seperti rapor, sertifikat prestasi, dan surat rekomendasi sekolah sebelum mendaftar. Jalur ini menjadi alternatif bagi siswa berprestasi di bidang organisasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unesa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/7cuk6vugg.html
Artikel Terkait
Pakar Sebut Prabowo Tak Paham Soal Investasi Desa
HiburanFerry Latuhihin melontarkan kritik tajam terhadap pemahaman ekonomi Presiden Prabowo Subianto dalam program Kompas Petang, Senin (18/5/2026). "Kalau menurut saya sih, Pak Presiden enggak mengerti ekonomi ya....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaGenerasi Muda Didorong Berkiprah di Industri Sawit
HiburanGenerasi muda, khususnya Gen Z, didorong untuk berkontribusi aktif dalam perkembangan industri sawit di Indonesia. Ajakan ini mengemuka dalam Workshop Gen-Z Preneur yang digelar oleh Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaBank BSN Raih Apresiasi Menteri PKP Kuasai Pasar KPR Subsidi Syariah
HiburanBank BSN berhasil menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak 16. 523 unit sepanjang periode Januari hingga April 2026....
【Hiburan】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Sistem Digital Pantau Penebusan Pupuk Subsidi Hingga Titik Serah
- Satelit Nusantara Lima Resmi Beroperasi, Dorong Transformasi Digital
- Pertamina Operasikan Dua Kapal Gas Raksasa Jaga Pasokan LPG
- ParagonCorp Luncurkan Smart Lab 2.0 untuk Riset Kosmetik Presisi
- Celios Tawarkan Kursus Ekonomi Gratis ke Prabowo
- BRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Promo KPR, KKB, Cashback
Artikel Terbaru
Alyssa Daguise Syak Peluk Baby Soso, Tanya Ini Nyata?
Sengketa Hotel Sultan: Ada Kepentingan Ambil Alih Bisnis
Harga Emas Antam Stagnan di Rp2.769.000 per Gram
IHSG Anjlok 2 Persen Lebih, Tinggalkan Level 6.600
Darmadi PDIP Dorong Revisi PMSE Demi Seller Lokal
ASDP Rayakan HUT Ke-53, Kinerja Tumbuh Berkelanjutan
Tautan Sahabat
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya