Lokasi: Olahraga >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Olahraga7214 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/52aecy6tp.html
Artikel Terkait
Purbaya Sebut Pelemahan Rupiah Tak Seperti 1998
OlahragaPelemahan rupiah saat ini tidak bisa dibandingkan dengan krisis moneter 1997-1998 karena perbedaan fundamental kebijakan ekonomi dan stabilitas politik. Purbaya menegaskan bahwa sentimen negatif di pasar saat ini hanya bersifat sementara dan tidak mencerminkan kondisi ekonomi riil Indonesia....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaPolisi Intai Markas Judol WNA di Hayam Wuruk Tanpa Identitas
OlahragaPolisi memperketat penjagaan di Gedung Perkantoran Gajah Mada, Jakarta Pusat, menyusul penangkapan 321 warga negara asing (WNA) yang diduga menjadi operator sindikat judi online (judol). Para tersangka masih ditahan di kantor tersebut....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaToyota Avanza Terbakar di Tol Jagorawi Akibat Korsleting
OlahragaSebuah kendaraan terbakar di jalan tol arah Jakarta setelah melaju dari Bogor. Kompol Jajuli menyatakan kendaraan berjalan di lajur dua saat tiba-tiba muncul asap dan api di bagian kap, Selasa (12/5/2026)....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Pendeta Abraham: Kenaikan Yesus Bukan Sekadar Seremoni
- Rano Karno Ingin JIS Seperti San Siro Milan
- Penumpang Motor Tewas Terlindas Truk Kabur di Depok
- Indonesia-Belarus Perkuat Hubungan Ekonomi dan Perdagangan
- Tabrakan Beruntun di Tol JORR Cakung, Dua Tewas
Artikel Terbaru
Lamine Yamal Dibela PM Spanyol Usai Kibarkan Bendera Palestina
Wapres Gibran Tinjau Proyek MRT Fase 2A HI-Monas
Pendeta Abraham: Kenaikan Yesus Bukan Sekadar Seremoni
Libur Panjang, 32 Ribu Pengunjung Padati Ragunan
DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
Polda Metro Gagalkan Peredaran Sabu 32 Kg Jaringan Malaysia
Tautan Sahabat
- Jepang Selidiki Warganya Terkait Prostitusi Anak di Indonesia
- Iran Ingin Upayakan Perdamaian, Termasuk Lebanon
- Forum BRICS India Jadi Panggung RI Pertegas Peran Aktif
- Eksekusi Mati Global Cetak Rekor Tertinggi dalam 40 Tahun
- Putin Segera Kunjungi China Setelah Trump
- Kursi Trump Lebih Pendek dari Xi Jinping, Sengaja?
- Menlu Singapura Dukung RI Hadapi Krisis Energi
- Trump Tolak Proposal Damai AS-Iran, Sebut Dokumen Sampah
- BMW dan Toyota Uji Masa Depan Hidrogen di Jerman-Jepang
- Menlu Singapura dan Sugiono Bahas Krisis Energi di Jakarta