Lokasi: Berita >>

Senator Filipina Kabur ke Senat Usai Surat Penangkapan ICC

Berita5 Dilihat

RingkasanPengadilan Kriminal Internasional (ICC) secara rahasia menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap Senator Filipina Ronald "Bato" Dela Rosa sejak 6 November 2025. Surat perintah itu menuduh Dela Rosa sebagai "pelaku tidak langsung" dalam kejahatan terhadap kemanusiaan berupa pembunuhan....

Senator Filipina Kabur ke Senat Usai Surat Penangkapan ICC

Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) secara rahasia menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap Senator Filipina Ronald "Bato" Dela Rosa sejak 6 November 2025. Surat perintah itu menuduh Dela Rosa sebagai "pelaku tidak langsung" dalam kejahatan terhadap kemanusiaan berupa pembunuhan. Dela Rosa merupakan mantan kepala Kepolisian Nasional Filipina yang menjadi tokoh kunci dalam perang narkoba era Presiden Rodrigo Duterte.

Dela Rosa terlihat berlari menuju ruang sidang Senat Filipina sebelum akhirnya mendapat perlindungan dari otoritas parlemen. Presiden Senat Filipina yang baru terpilih,Alan Peter Cayetano, kemudian memberlakukan "lockdown" di area Senat dan menolak menyerahkan Dela Rosa tanpa surat perintah dari pengadilan Filipina. Pihak kepolisian akhirnya menyatakan tidak akan menangkap Dela Rosa selama ia berada di bawah perlindungan Senat.

Dalam siaran langsung di Facebook, Dela Rosa memohon dukungan publik dan mengaku khawatir akan diterbangkan ke Den Haag, Belanda. "Mereka ingin menerbangkan saya ke Den Haag," kata Dela Rosa seperti dikutip Al Jazeera. ICC menuduh Dela Rosa bertanggung jawab atas pembunuhan sedikitnya 32 orang selama periode Juli 2016 hingga April 2018. Kasus ini merupakan bagian dari penyelidikan besar terhadap perang narkoba Duterte yang sejak lama menuai kritik kelompok hak asasi manusia internasional.

Tags:

Artikel Terkait

  • Eks ART di DPR Minta Anggota Dewan Tak Pilih Kasih

    Berita

    Erin didampingi kuasa hukumnya, Sunan Kalijaga, memantau langsung Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung DPR/MPR. Kehadiran Erin dalam rapat tersebut murni sebagai tamu untuk mendengarkan langsung kesaksian Hera, mantan asisten rumah tangga (ART) yang sebelumnya melaporkan dirinya atas dugaan penganiayaan....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • China Ungguli AS dalam Jumlah Mitra Dagang Global

    Berita

    Dalam persaingan memperluas jaringan mitra dagang ke berbagai kawasan seperti Asia, Afrika, Eropa, hingga Amerika Latin, muncul pertanyaan besar mengenai negara mana yang lebih dominan menjalin hubungan perdagangan global di tengah ketegangan geopolitik dan perang tarif. Mengutip data Direction of Trade Statistics dari Dana Moneter Internasional (IMF), kebangkitan perdagangan global setelah berakhirnya Perang Dingin menunjukkan demokrasi liberal dan pasar terbuka berkembang di banyak bekas negara blok Soviet, sementara pusat perdagangan global masih bertumpu pada pasar konsumen AS....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Israel Darurat Kekurangan 12.000 Tentara, Perwira Senior Angkat Bicara

    Berita

    Militer Israel menghadapi krisis kekurangan personel yang mengancam kapasitas operasional jangka panjang, dengan sekitar 7. 000 prajurit dibutuhkan untuk posisi tempur di tengah meningkatnya tekanan akibat konflik di berbagai front....

    Berita

    Baca Selengkapnya