Lokasi: Gaya Hidup >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Gaya Hidup63 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/zrhroc75c.html
Artikel Terkait
Alyssa Daguise Kesakitan Melahirkan, Al Ghazali Bicara Trauma
Gaya HidupAlyssa Daguise melahirkan bayi perempuan pada Minggu (10/5/2026) di RS JWCC Asih Jakarta Selatan. Pasangan ini memberikan nama sang buah hati Soleil Zephora Ghazali....
Baca SelengkapnyaPreeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
Gaya HidupTekanan darah tinggi saat kehamilan atau preeklampsia menyebabkan lebih dari 70 ribu kematian ibu dan 500 ribu kematian janin setiap tahun di dunia. Tingginya risiko tersebut mendorong edukasi mengenai preeklampsia semakin penting, terutama bagi perempuan usia produktif....
Baca SelengkapnyaStudi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Gaya HidupPenelitian pada Maret–Mei 2026 dengan metode mixed-method melibatkan 448 responden dari kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. Ketua peneliti sekaligus Pendiri HCC, Dr....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- 5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
- Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
Artikel Terbaru
Erling Haaland Bukan Satu-satunya, Ini Skuad Norwegia
Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
Pep Guardiola Realistis soal Gelar Liga Inggris
BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
Tautan Sahabat
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah