Lokasi: Otomotif >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Otomotif19 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/zfmhdw25d.html
Artikel Terkait
Niat Puasa 10 Hari Sebelum Idul Adha Lengkap
OtomotifRasulullah SAW tidak pernah meninggalkan empat amalan utama selama hidupnya, sebagaimana diriwayatkan oleh Hafshah RA. Keempat amalan tersebut menjadi teladan penting bagi umat Muslim, terutama dalam menyambut bulan Dzulhijjah....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya2 Jurnalis Republika Ditahan Tentara Israel di Gaza
OtomotifAndi mengungkapkan bahwa Bambang atau yang akrab disapa Abeng mengirimkan video SOS terakhir pada hari ini pukul 15. 20 WIB....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaYusril Sebut Pemerintah Bisa Petik Hikmah dari Film Pesta Babi
OtomotifYusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah melarang pemutaran film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita di kampus-kampus Indonesia. Menurut Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan tersebut, larangan hanya berlaku di beberapa institusi tertentu, sementara di Universitas Mataram dan UIN Mataram, Lombok, film itu tetap diputar tanpa hambatan....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Jon Mathias Soroti Etika Krisna Murti sebagai Pengacara Ammar Zoni
- Komjen RZ Panca Putra Simanjuntak Resmi Jabat Kalemdiklat Polri
- Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat AKP Deky Terancam TPPU
- Cadangan Migas Ganal, Tantangan Besar Energi Nasional
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Geothermal Indonesia
Artikel Terbaru
Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
KPK Periksa Dua Bos Perusahaan Terkait Kredit Macet LPEI
Mantan ART Erin Taulany Cerita Dipukul dan Ditendang Majikan
DPR Dinilai Omon-Omon, Eks KPU Kecewa RUU Pemilu
Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Gubernur BI Didemo Anggota DPR Minta Mundur Imbas Rupiah
Tautan Sahabat
- Menkes Budi Dilaporkan ke Polda Metro soal Gelar Palsu
- RI Dorong Pembangunan Kota Cerdas Inklusif dan Adaptif
- Partai Berkarya Serukan Kader Solid Lawan Provokasi
- Pembubaran Film 'Pesta Babi' Dinilai Tutupi Ketidakadilan Papua
- 30 Link Banner Idul Adha 2026 Siap Edit
- Menlu Singapura Puji Indonesia Sebagai Negara Adidaya Energi
- Habib Rizieq Aktifkan Kembali Pengajian Petamburan dan Megamendung
- MC LCC Kalbar Minta Maaf Usai Ucap 'Mungkin Perasaan Adik-Adik'
- Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara Kasus K3
- KBPP Polri Audiensi dengan Kapolri Bahas Munas VI 2026