Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Gaya Hidup8347 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/yuffeldva.html
Artikel Terkait
Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
Gaya HidupKesalahan memilih ban bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga taruhan nyawa. Data mencatat sekitar 10,7 persen kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh faktor kendaraan, termasuk insiden pecah ban....
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei: Siang Cerah, Malam Hujan
Gaya HidupBMKG memperkirakan suhu udara di Kota Cirebon pada Senin (18/5/2026) berkisar antara 22 hingga 32 derajat Celcius dengan kecepatan angin 17 hingga 18 kilometer per jam. BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca meskipun intensitasnya tergolong rendah, karena hal itu berpotensi mengganggu aktivitas luar ruangan maupun perjalanan warga....
Baca SelengkapnyaKasus Hantavirus di Kalbar, Pasien Sakit Bawaan Meninggal
Gaya HidupSeorang pasien di Ketapang meninggal dunia setelah terpapar hantavirus dan menjalani perawatan di RSUD Dr. Agoessdjam Ketapang....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ayu Aulia Tulis Bijak Usai Dihujat soal Hubungan Pejabat R
- Gempa M4,6 Guncang Sukabumi, Terasa Hingga Bandung Bogor
- Polisi Cari Nayla, Mempelai Wanita Hilang Sebelum Akad Nikah
- Mantan Kasat Narkoba Kubar Jalani Sidang Etik Hari Ini
- Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
- ART Tersangka Kasus Kematian Bocah Akibat Pengobatan Mistik
Artikel Terbaru
Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
Siswi SMAN 1 Pontianak Protes Juri LCC MPR, Ini Sosoknya
Pelajar Jogja Tewas Ditusuk Klitih Usai Kejar-kejaran
Warga Bongkar Kiai Ashari Punya Bekingan, Diusir Tapi Balik
Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
Waspada Hujan Petir di Pamekasan, Sabtu 23 Mei 2026
Tautan Sahabat
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- El Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur