Lokasi: Travel >>
Pelajar Jogja Tewas Ditusuk Klitih Usai Kejar-kejaran
Travel22 Dilihat
RingkasanSeorang warga Kemantren Ngampilan, Kota Yogyakarta meninggal dunia setelah dianiaya oleh sekelompok orang tak dikenal di Jalan Magelang, Minggu (23/3/2025) dini hari. Kasatreskrim Polresta Yogyakarta Kompol Riski Adrian membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan korban telah dilarikan ke RS Panti Rapih namun dinyatakan meninggal dunia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-jenazah-ok__.jpg)
Seorang warga Kemantren Ngampilan,Kota Yogyakarta meninggal dunia setelah dianiaya oleh sekelompok orang tak dikenal di Jalan Magelang, Minggu (23/3/2025) dini hari. Kasatreskrim Polresta Yogyakarta Kompol Riski Adrian membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan korban telah dilarikan ke RS Panti Rapih namun dinyatakan meninggal dunia. Jenazah korban kini dipindahkan ke RS Bhayangkara untuk proses autopsi.
Menurut Kompol Riski Adrian, keluarga korban telah melaporkan peristiwa nahas itu kepada polisi. Penyidik Polresta Yogyakarta masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi dan rekaman CCTV. "Untuk kronologi pastinya kami belum bisa menyampaikan, saat ini saya masih dengan saksi (teman korban) muter untuk cek rekaman CCTV dan minta keterangan saksi, keterangan masih berubah-ubah," katanya pada Minggu.
Peristiwa bermula pada pukul 03.30 WIB ketika korban dan saksi berboncengan sepeda motor. Saksi mengemudikan motor sementara korban duduk di belakang. Saat melintasi Jalan Magelang, mereka dihadang dan dianiaya sekelompok orang. Korban dan saksi berusaha kabur dengan mengarahkan motor ke selatan menuju Simpang Pingit. Saksi kemudian membawa korban ke rumah sakit, namun korban meninggal di Jalan I Dewa Nyoman Oka karena luka parah. Identitas terduga pelaku masih dalam penyelidikan polisi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/55e899936.html
Artikel Terkait
Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Traveldr Agus mengungkapkan kebiasaan kurang gerak pada lansia justru bisa memicu masalah serius seperti kekakuan otot dan sendi. Hal ini disampaikannya dalam Healthy Talk di kanal YouTube Tribun Health pada Senin (18/5/2026)....
【Travel】
Baca SelengkapnyaRupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
TravelRupiah melemah hingga menyentuh level Rp17. 527 per dolar AS pada perdagangan Kamis (14/5/2026) siang....
【Travel】
Baca SelengkapnyaBI Yakin Rupiah Menguat Juli 2026, Yakinkan DPR
TravelGubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada 2026 diperkirakan tetap berada dalam kisaran asumsi APBN, yaitu antara Rp16. 200 hingga Rp16....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Jokowi Keliling Indonesia, Siap Kembali ke Panggung Politik
- Dolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
- Pendapatan Aset GBK Tembus Rp812 Miliar di 2025
- Kementerian ESDM Tanggapi WN Tiongkok di Tambang Emas Ilegal Sangihe
- Zulhas Janjikan Skema SPPG Beli Ikan Nelayan
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
Artikel Terbaru
Kejagung Tangkap Pemberi Suap ke Ketua Ombudsman Nonaktif
Harga Emas Antam Stagnan di Rp2.769.000 per Gram
Pacific Palace Hotel Batam Sajikan Buffet Nusantara Rp99 Ribu
MSCI Coret Antam, Fundamental Bisnis Tetap Solid
Ahmad Dhani Sebut Laporan Lita Gading Naik Sidik
Kenaikan Komisi Marketplace Disorot DPR Bebani UMKM
Tautan Sahabat
- Kevin Diks Cetak Gol Penalti, Klub Jerman Nyaris Degradasi
- Pesta Juara Al Nassr Tertunda, Ronaldo Hengkang
- PSM vs Persib: Peluang Pangeran Biru Kunci Gelar Juara
- Messi Kalahkan Tagihan Gaji 28 Klub MLS
- Nico Paz, Wonderkid Argentina yang Bersinar di Piala Dunia 2026
- Ricuh PSM vs Persib, Pemain Aman Tertahan di Ruang Ganti
- Brasil di Piala Dunia 2026: Dilema Romantisme Neymar
- Como Siap Gebrak Eropa, Incar Kemenangan di Kandang
- Mourinho Sepakat Kembali ke Real Madrid, Bereskan Kekacauan
- Prediksi Arsenal vs Burnley: The Gunners Jaga Puncak Klasemen