Lokasi: Pendidikan >>
Unpad Buka Beasiswa Pascasarjana 2026, S2-S3 Tuntas 4 Tahun
Pendidikan4156 Dilihat
RingkasanBeasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-Unggulan-Pascasarjana-Unpad-2026.jpg)
Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026.
BUPP 2026 dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul melalui percepatan pendidikan. Penerima beasiswa akan memperoleh sejumlah fasilitas pendanaan yang mencakup biaya kuliah, biaya hidup, serta tunjangan penelitian. Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan bimbingan langsung dari promotor yang kompeten di bidangnya.
Persyaratan pendaftaran meliputi: Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing; lulusan program Sarjana atau Sarjana Terapan yang terakreditasi oleh BAN PT/LAM-PTKes; memiliki IPK minimal 3,25 bagi lulusan dari Perguruan Tinggi di Indonesia atau GPA minimal 3,5 skala 4 bagi lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri; memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran; serta sertifikat English Language Test (ELT) UNPAD yang masih berlaku (maksimal 2 tahun) dengan nilai minimal 525, atau tes kemampuan Bahasa Inggris dari institusi resmi yang diakui UNPAD.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/yk342oxtd.html
Sebelumnya: Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
Berikutnya: Ashanty Akui Mudah Menangis Jelang Ibadah Haji
Artikel Terkait
Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
PendidikanErnando menilai insentif Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif. Hal itu disampaikannya kepada Tribunnews....
Baca SelengkapnyaBPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
PendidikanPenyakit kardiovaskular tidak hanya mematikan, tetapi juga membebani masyarakat dengan biaya pengobatan mahal dan akses layanan yang sulit dijangkau. Hal ini disampaikan dalam rangkaian kegiatan Kick Off HUT ke-58....
Baca SelengkapnyaWHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
PendidikanDickey Budiman, epidemiolog dan pakar Keamanan Kesehatan Global dari Griffith University Australia, meminta masyarakat tidak panik menanggapi situasi penyebaran Ebola di Afrika. Menurutnya, meskipun situasi sangat serius, dunia tidak sedang mengarah pada pandemi baru seperti Covid-19....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Liga Inggris Berpeluang Kirim 9 Wakil ke Eropa
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- Peminat Mesin Uang AC Milan Tiba-tiba Seret
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Artikel Terbaru
The Rings of Power Season 3 Rilis 11 November 2026
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
Prediksi Arsenal vs Burnley: The Gunners Jaga Puncak Klasemen
Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
Tautan Sahabat
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- 5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- 263 Kasus Campak di Aceh, Imunisasi Rendah Disorot