Lokasi: Berita >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Berita7 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/xevr92uum.html
Artikel Terkait
Persib Vs Borneo FC, I.League Kritik Wasit dan Trofi
BeritaPersaingan ketat di papan atas dan papan bawah I. League membuat kualitas kepemimpinan wasit menjadi sorotan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaWNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
BeritaPlt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes Andi Saguni menerangkan, International Health Regulations National Focal Point (IHR NFP) Inggris mengirimkan notifikasi kepada Indonesia pada 7 Mei 2026 mengenai kontak erat warga negara asing (WNA) dengan pasien tertentu. WNA Inggris berusia 60 tahun itu mengikuti perjalanan menggunakan kapal pesiar MV Hondius dan memiliki riwayat kontak, termasuk satu penginapan di Saint Helena serta duduk berdekatan dalam penerbangan menuju Johannesburg, Afrika Selatan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaCahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
BeritaIndustri kacamata pemblokir cahaya biru berkembang pesat karena tubuh manusia secara alami diprogram untuk bangun saat cahaya siang yang kaya. Para ilmuwan di University of Oxford menjelaskan bahwa cahaya yang masuk ke mata membantu menyinkronkan jam biologis tubuh dengan siklus terang-gelap alami siang dan malam....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Persib Wajib Waspada, Persijap Siap Rusak Pesta Juara
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
Artikel Terbaru
Lirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
Pep Guardiola Realistis soal Gelar Liga Inggris
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Tautan Sahabat
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- El Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap