Lokasi: Hikmah >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi S2-S3 di BIB 2026
Hikmah8833 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag,Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ia menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/xefuebfdl.html
Artikel Terkait
Maia Estianty Bahagia Jadi Nenek Usai Putri Al Ghazali Lahir
HikmahAlyssa Daguise melahirkan bayi perempuan dengan berat 3,6 kilogram melalui proses persalinan normal. Putri kecil pasangan yang menikah pada 16 Juni 2025 di Hotel The St....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaAnalis Sebut Iran Akan Serang UEA, Timur Tengah Panas
HikmahKebakaran di generator listrik di luar perimeter dalam kompleks PLTN Barakah di wilayah Al Dhafra dilaporkan oleh media Israel, The Jerusalem Post, berdasarkan penilaian sejumlah analis militer. Pemerintah Abu Dhabi menyatakan kebakaran dipicu oleh serangan drone, meskipun tidak ada korban jiwa maupun kebocoran radiasi yang terdeteksi....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaSuper El Nino Diprediksi Perparah Kebakaran Hutan Global
HikmahDunia diperkirakan menghadapi tahun kebakaran hutan yang "sangat parah" pada 2026 setelah para peneliti memperingatkan perubahan iklim dan potensi El Nino dalam intensitas kuat dapat memperburuk situasi. Theodore Keeping, peneliti cuaca ekstrem dari Imperial College London dan anggota jaringan ilmuwan iklim World Weather Attribution (WWA), menyatakan pada Selasa (12/05) bahwa musim kebakaran global tahun ini dimulai dengan sangat cepat....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- MK Soroti QR Code Produk Makanan Tidak Aktif
- Lelang Harley Davidson Rajo Emirsyah Capai Rp87 Juta
- Berkas Sudewo Dilimpahkan, Bupati Pati Terancam Dua Dakwaan
- Korupsi Desa Jadi Alarm Pembenahan Pengadaan Barang LKPP
- KPK: Monopoli BPK Hitung Kerugian Negara Hambat Korupsi
- Investigasi Tabrakan KRL dan Argo Bromo Masih Berlangsung
- Komjen RZ Panca Putra Simanjuntak Resmi Jabat Kalemdiklat Polri
- MTI Minta Penutupan Pelintasan Sebidang Bertahap dan Terukur
- Polisi Tindak Tegas Terukur Kriminal Bersenjata Api
- 3 Oknum TNI Terdakwa Pembunuhan Tak Mampu Bayar Rp 5,8 Miliar