Lokasi: Berita >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Berita4639 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/wviwpda07.html
Artikel Terkait
Sinopsis Film Dua Nafas Syakir Daulay Tayang 2 Juli 2026
BeritaSyakir Daulay, aktor, penyanyi, dan sutradara, kembali membintangi film religi terbaru yang ditulis oleh Jo Hyeon Suk dan Exan Zen. Film ini mengisahkan perjuangan seorang perempuan bernama Wati yang menuntut keadilan bagi adiknya, Anto, seperti dikutip dari laman resmi XXI....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
BeritaDicky menegaskan bahwa rentetan wabah dalam beberapa tahun terakhir membuktikan dunia mendesak menerapkan pendekatan One Health, yaitu keselarasan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. “Ebola, hantavirus, hingga Covid-19 memberi pesan serupa....
【Berita】
Baca SelengkapnyaCahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
BeritaIndustri kacamata pemblokir cahaya biru berkembang pesat karena tubuh manusia secara alami diprogram untuk bangun saat cahaya siang yang kaya. Para ilmuwan di University of Oxford menjelaskan bahwa cahaya yang masuk ke mata membantu menyinkronkan jam biologis tubuh dengan siklus terang-gelap alami siang dan malam....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Mauricio Buka Suara soal Masa Depan di Persija
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
- Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
- Protein Hewani Kunci Asam Amino Esensial Tumbuh Kembang Anak
Artikel Terbaru
Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik
Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
Remaja Bogor Tewas Digigit Mainan Ular Berbisa, Viral
Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
Tautan Sahabat
- Pinkan Mambo Ratusan Kali Minta Cerai, Akhirnya Balikan
- Cinta Brian Tunggu Isyarat Gisella Soal Rencana Nikah
- Siti Badriah Comeback, 'Bikin Candu' Jadi Anthem Dangdut 2026
- Komisi III DPR Nilai Laporan Erin Tak Tepat
- Eza Gionino Akui Canggung Bertemu Meiza Usai Pisah Agustus
- BPJS Kesehatan Usul Mahasiswa Baru Wajib Punya Jaminan Aktif
- Eva Manurung Tak Benarkan Virgoun Hamili Lindi Sebelum Nikah
- Machika Luna Rilis 'Kupu Lucuku', Kisah Cinta Pertama
- Aldi Taher Minta Maaf Pada Dewi Perssik Usai Singgung Anak
- Wardatina Mawa Bantah Video Syur, Kuasa Hukum Beri Komentar