Lokasi: Olahraga >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 155 Kurikulum Merdeka
Olahraga6786 Dilihat
RingkasanSebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-10.jpg)
Sebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit. Dari data tersebut, guru menyimpulkan kondisi kebugaran Andika sedang tidak baik dan menyarankannya untuk beristirahat. Dalam kondisi bugar, Andika dikenal sebagai anak periang yang suka bergaul dan aktif dalam aktivitas fisik seperti pelajaran olahraga.
Soal tersebut merupakan bagian dari latihan mengisi titik-titik dalam paragraf dengan isian kata yang sesuai dari kotak jawaban. Data denyut nadi Andika yang rendah menunjukkan kebugarannya sedang menurun, sehingga ia perlu pemulihan. Aktivitas fisik yang biasanya dilakukan Andika saat sehat mencakup interaksi sosial dan partisipasi dalam pelajaran olahraga.
Latihan ini mengajarkan siswa untuk menghubungkan data medis sederhana dengan kondisi kebugaran seseorang. Hasil pengukuran denyut nadi Andika menjadi indikator utama dalam menentukan saran istirahat dari guru. Pemahaman tentang denyut nadi normal dan faktor yang memengaruhinya penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/wn9l2prro.html
Artikel Terkait
Trump: Iran Tak Bisa Ambil Uranium dari Reruntuhan Nuklir
OlahragaIran menegaskan program nuklirnya sepenuhnya berada di bawah kendali sendiri. Pernyataan itu disampaikan Teheran dalam merespons perkembangan terbaru di kawasan....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaWHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
OlahragaDirektur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan surat terbuka kepada warga Tenerife, Spanyol, dengan mengakui kekhawatiran masyarakat yang kembali teringat pandemi COVID-19....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaKemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
OlahragaPelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni mengumumkan pengawasan ketat terhadap pelaku perjalanan dari Amerika Selatan, terutama Argentina, menyusul kasus penyebaran Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) di Kapal MV Hondius. Pernyataan itu disampaikan di Kantor Bakom RI, Jakarta, pada Rabu (13/5/2026)....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Manchester United Bidik JJ Gabriel untuk Debut Termuda
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
Kunlavut dan Chen Yufei incar back to back Thailand Open
Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
Tautan Sahabat
- Siklus 9 Tahun Trump-Xi: Mesra KTT, Perang Tarif Kemudian
- Pasangan Jepang Sekap Putri Disabilitas, Korban Malnutrisi
- Arab Saudi Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Pertama Kali
- Pipa Gas Raksasa China-Rusia Power of Siberia 2 Dibahas
- NYT Ungkap Rencana Perubahan Rezim Iran, Ahmadinejad Berpengaruh
- Netanyahu Sebut Mojtaba Hidup, Akui AS-Israel Keliru Prediksi Selat Hormuz
- Iran Akui Ekonomi Lumpuh Akibat Perang, Infrastruktur Hancur
- Israel Darurat Kekurangan 12.000 Tentara, Perwira Senior Angkat Bicara
- Kongres AS Soroti Kerugian 42 Pesawat Pentagon Lawan Iran
- Skandal Rekaman Ilegal TEPCO 11 Tahun di Pengadilan Jepang