Lokasi: Travel >>
Sekolah Maung Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Jalur Pendaftaran
Travel82565 Dilihat
RingkasanPemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Kang Dedi Mulyadi (KDM) meluncurkan program pendidikan berbasis SMA dan SMK Negeri bernama Sekolah Maung sebagai bentuk lain dari sekolah unggulan di Jawa Barat yang tidak hanya menekankan prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kemandirian siswa. KDM menyampaikan kekhawatirannya dalam wawancara dengan media bahwa berdasarkan data Kemendikdasmen, sekolah negeri di Jawa Barat mengalami penurunan kualifikasi akademik murid yang masuk....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Maung-GO.jpg)
Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Kang Dedi Mulyadi (KDM) meluncurkan program pendidikan berbasis SMA dan SMK Negeri bernama Sekolah Maung sebagai bentuk lain dari sekolah unggulan di Jawa Barat yang tidak hanya menekankan prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kemandirian siswa.
KDM menyampaikan kekhawatirannya dalam wawancara dengan media bahwa berdasarkan data Kemendikdasmen, sekolah negeri di Jawa Barat mengalami penurunan kualifikasi akademik murid yang masuk. Program Sekolah Maung mendapat dukungan dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi, perguruan tinggi, hingga komunitas alumni sekolah, dan dinilai menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi unggul berbasis kearifan lokal dengan tetap memperhatikan keragaman potensi peserta didik di bidang akademik maupun non-akademik.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menjelaskan bahwa pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, sekolah yang masuk kategori Sekolah Maung akan menggunakan jalur prestasi sebagai mekanisme utama penerimaan siswa baru. Proses penerimaan dimulai lebih awal dibanding sekolah reguler dengan seleksi berdasarkan prestasi akademik melalui nilai rapor dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang telah divalidasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/vsot4ecso.html
Artikel Terkait
PSIM Yogyakarta Kalah, Persis Solo Tersenyum
TravelPSIM Yogyakarta berhasil meraih kemenangan krusial atas Madura United dalam lanjutan Liga 2 Indonesia pekan ke-33. Laskar Mataram tampil menggebrak sejak awal pertandingan dengan mengambil inisiatif serangan dan mengurung pertahanan Laskar Sapee Kerrab....
【Travel】
Baca SelengkapnyaSenam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
TravelSenam ergonomik membantu mengurangi keluhan nyeri sendi dan menjaga kestabilan kadar asam urat, serta melancarkan peredaran darah, meningkatkan fleksibilitas tubuh, hingga memperbaiki suasana hati. Roida, seorang instruktur senam, menjelaskan bahwa senam ergonomik dirancang dengan gerakan ringan sehingga aman dan mudah diikuti oleh berbagai kelompok usia....
【Travel】
Baca SelengkapnyaLemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Traveldr Agus mengungkapkan bahwa lansia sering tidak menunjukkan gejala khas saat mengalami hipoglikemia, berbeda dengan orang muda yang biasanya merasakan pusing atau keringat dingin. Kondisi diam ini justru berbahaya karena keluarga kerap terlambat menyadari penurunan drastis gula darah pada lansia....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Messidoro Harap Persis Solo Selamat dari Degradasi
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Cinta Lamine Yamal di Parade Barcelona, Palestina
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
Artikel Terbaru
Ayah-Anak Ditangkap, Siram Air Keras ke Penjual Tempe
5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
Tautan Sahabat
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Berbahaya Picu Stroke
- Hoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil