Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Pendidikan494 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/vgsptrjly.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
PendidikanKolaborasi dua maestro Pop Jawa, Denny Caknan dan Hendra Kumbara, berhasil menyuguhkan karya sarat makna budaya dan emosi mendalam. Denny Caknan atau Deni Setiawan, penyanyi dan pencipta lagu asal Ngawi, Jawa Timur, telah menjadi ikon utama musik Pop Jawa kontemporer setelah sukses besar lewat lagu "Kartonyono Medot Janji"....
Baca SelengkapnyaXi Sentil Trump: Langkah Salah Soal Taiwan Picu Konflik
PendidikanXi Jinping menegaskan bahwa kesalahan langkah terkait Taiwan bisa memicu bentrokan serius antara China dan Amerika Serikat dalam pembicaraan yang berlangsung lebih dari dua jam. Presiden China itu menyatakan “Masalah Taiwan” adalah isu terpenting dalam hubungan bilateral, dan “Kemerdekaan Taiwan” serta perdamaian lintas selat tidak dapat didamaikan seperti api dan air....
Baca SelengkapnyaKecelakaan Kereta Barang Vs Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
PendidikanKereta barang menabrak bus umum di perlintasan rel dekat stasiun kereta bandara, menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai 35 lainnya. Insiden maut itu terjadi di salah satu persimpangan sibuk yang setiap harinya dilalui puluhan ribu kendaraan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Leo/Daniel Lolos Perempat Final Thailand Open 2026
Negara Teluk Lirik Turki, Pertahanan Tak Andalkan AS
Penembakan Masjid San Diego Diselidiki Motif Kebencian
Trump Tunda Serangan Iran atas Permintaan Negara Teluk
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Israel Hentikan Relawan Sumud Flotilla, Netanyahu Pantau dari Tel Aviv
Tautan Sahabat
- Marsekal Muda Budhi Achmadi Beri Pesan di Pernikahan Perak
- Lelang Tas Mewah dan Perhiasan Sandra Dewi Raup Ratusan Juta
- Kabareskrim Polri Janji Tindak Tegas Anggota Narkoba
- 50 Ucapan Ultah Romantis & Lucu untuk Pacar
- KPAI Terima 426 Aduan Anak, 57 Kasus Kejahatan Seksual
- Kemenkeu Bantah Video Viral Menkeu Tawarkan Bantuan Modal
- Biaya Kuliah S1 UMM 2026: Komponen dan Sistem Bayar
- PDIP Sebut Jokowi Berkeliling Indonesia Ancam Prabowo
- Prabowo Tegaskan Penguatan Pertahanan di Tengah Geopolitik Memanas
- Perry Warjiyo Disarankan Mundur Buntut Rupiah Melemah