Lokasi: Kesehatan >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Kesehatan5 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/vck55yd2d.html
Artikel Terkait
Gempa 4,6 Guncang Sukabumi, Terasa Hingga Bandung Bogor
KesehatanBMKG mencatat gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,6 terjadi pada 17 Mei 2026 pukul 22:15 WIB, dengan pusat gempa berada di koordinat 7. 53 Lintang Selatan dan 106....
Baca SelengkapnyaKemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
KesehatanNadia mengungkapkan data International Health Metrics dan Survei Kesehatan Indonesia terbaru menunjukkan prevalensi tekanan darah tinggi di Indonesia mencapai angka yang mengkhawatirkan. Sekitar 50 hingga 60 juta penduduk Indonesia menderita tekanan darah tinggi, berdasarkan temuan survei tersebut....
Baca SelengkapnyaStudi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
KesehatanPenelitian pada Maret–Mei 2026 dengan metode mixed-method melibatkan 448 responden dari kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. Ketua peneliti sekaligus Pendiri HCC, Dr....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Timnas Iran Mulai Pemanasan Piala Dunia 2026 di Turki
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Dituding Pesugihan, Pihak Sarwendah Seret Nama Jordi Onsu
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
Tautan Sahabat
- Waspada Hujan Lebat di Buleleng dan Klungkung, Kamis
- Prakiraan Cuaca Yogyakarta: Gunungkidul Berawan, Sleman Hujan Ringan
- Listrik Padam 6 Jam di Aceh, Pedagang Khawatir Bensin Genset Habis
- Oknum TNI Tembak Rekan TNI Saat Berjoget
- Jateng-Jatim Waspada Hujan Sangat Lebat Kamis 21 Mei 2026
- Peringatan Dini Hujan: Jawa Barat Waspada, Maluku Siaga
- Warga Bongkar Kiai Ashari Punya Bekingan, Diusir Tapi Balik
- Prakiraan Cuaca Sorong 17 Mei 2026: Hujan Ringan
- Ditjen Imigrasi Usulkan Kantor Imigrasi di Toraja Utara
- Sosiolog Ungkap Motif Ekonomi Manusia Silver Todong Pisau