Lokasi: Otomotif >>
Cara Daftar Aplikasi SPMB Sumut Berkah 2026
Otomotif41 Dilihat
RingkasanPendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-SUMUT-2026-45W4EREWRWE.jpg)
Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut. Melalui aplikasi ini, pengguna bisa memilih berbagai jalur masuk sesuai jenjang SMA/SMK dan melihat persyaratan yang dibutuhkan.
Mengutip laman resmi Disdik Sumut, berikut tutorial melakukan pendaftaran melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah. Pertama, unduh dan buka aplikasi SPMB Sumut Berkah di ponsel, lalu pilih menu "Daftar" untuk membuat akun dengan mengisi data diri seperti nomor induk kependudukan dan nomor kartu keluarga. Setelah akun terverifikasi, calon siswa dapat login dan memilih jalur pendaftaran yang tersedia, seperti jalur zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua, atau prestasi.
Selanjutnya, unggah dokumen persyaratan yang diminta, seperti scan Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan Ijazah atau Surat Keterangan Lulus. Pastikan semua data terisi lengkap dan benar, kemudian klik "Kirim" untuk menyelesaikan pendaftaran. Sistem akan memberikan nomor pendaftaran sebagai bukti registrasi, dan pengumuman hasil seleksi dapat dipantau melalui aplikasi yang sama sesuai jadwal yang ditetapkan Disdik Sumut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/vbv50zkhc.html
Artikel Terkait
Komisi III DPR Nilai Laporan Erin Tak Tepat
OtomotifErin melaporkan balik Herawati dengan dugaan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) dan pencemaran nama baik setelah foto area rumah pribadi, termasuk garasi hingga kendaraan, disebar ke media sosial tanpa izin. Langkah hukum Erin itu mendapat sorotan dari Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, yang menilai penggunaan UU PDP dalam kasus tersebut tidak tepat karena objek yang dipersoalkan tidak masuk kategori data pribadi....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaTrump Angkut 13,5 Kg Uranium Venezuela, Publik Curiga
OtomotifAmerika Serikat berhasil memindahkan uranium tingkat tinggi dari Indonesia dalam operasi rahasia yang memicu perhatian internasional dan spekulasi di media sosial mengenai kemungkinan pengembangan program nuklir. Tim gabungan dari Kantor Nonproliferasi Nuklir Pertahanan NNSA bersama ilmuwan dan petugas keamanan melaksanakan pemindahan material yang sejak 1999 digunakan oleh pemerintah Indonesia untuk keperluan riset dan medis....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaKapal Perang Termahal AS Tinggalkan Konflik Iran
OtomotifAngkatan Laut Amerika Serikat memulangkan kapal induk terbesarnya, USS Gerald R. Ford, dari Timur Tengah di tengah konflik Iran yang masih belum mereda sejak Februari lalu....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pemerintah dan Muhammadiyah Potensi Rayakan Idul Adha Bersamaan
- Menlu Singapura dan Sugiono Bahas Krisis Energi di Jakarta
- Trump Sebut Gencatan Senjata Kritis, Iran Siap Hadapi Segala Risiko
- Putun Tunjuk Jenderal Tempur Pimpin Belgorod Gantikan Gubernur Mundur
- Ranty Maria dan Rayn Wijaya Akui Tak Tunda Momongan
- IRGC Iran Bocorkan Serangan ke AS Pakai Satelit China
Artikel Terbaru
Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
Macron Tegur Peserta KTT Afrika, Tuai Kritik Pedas
Israel Klaim Lepas Bantuan Militer AS, Hubungan Netanyahu-Trump Retak
Polisi Malaysia Tangkap 20 WNI Perempuan dalam Penggerebekan
Harga Emas Antam 12 Mei 2026 Meroket ke Rp2.859.000
Eksekusi Mati Global Cetak Rekor Tertinggi dalam 40 Tahun
Tautan Sahabat
- Menteri Amran Pecat ASN Kementan yang Jadi DPO
- Generasi Muda Didorong Berkiprah di Industri Sawit
- Double Decker Solusi Lahan Sempit Hunian Baru Jakarta
- Medela Potentia Bagikan Dividen Rp176 Miliar di RUPST
- Prabowo: Ketahanan Pangan Fondasi Kedaulatan Bangsa
- Pedagang Jaksel Ogah Jual Minyakita karena Mahal dan Langka
- Pertamina Operasikan Dua Kapal Gas Raksasa Jaga Pasokan LPG
- Harga Emas Antam Hari Ini Merosot ke Rp2.764.000
- Melestarikan Wastra Nusantara Lewat Tas Etnik Perempuan
- Rangkap Jabatan di Danantara Dinilai Ganggu Kinerja