Lokasi: Teknologi >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 155 Kurikulum Merdeka
Teknologi31175 Dilihat
RingkasanSebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-10.jpg)
Sebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit. Dari data tersebut, guru menyimpulkan kondisi kebugaran Andika sedang tidak baik dan menyarankannya untuk beristirahat. Dalam kondisi bugar, Andika dikenal sebagai anak periang yang suka bergaul dan aktif dalam aktivitas fisik seperti pelajaran olahraga.
Soal tersebut merupakan bagian dari latihan mengisi titik-titik dalam paragraf dengan isian kata yang sesuai dari kotak jawaban. Data denyut nadi Andika yang rendah menunjukkan kebugarannya sedang menurun, sehingga ia perlu pemulihan. Aktivitas fisik yang biasanya dilakukan Andika saat sehat mencakup interaksi sosial dan partisipasi dalam pelajaran olahraga.
Latihan ini mengajarkan siswa untuk menghubungkan data medis sederhana dengan kondisi kebugaran seseorang. Hasil pengukuran denyut nadi Andika menjadi indikator utama dalam menentukan saran istirahat dari guru. Pemahaman tentang denyut nadi normal dan faktor yang memengaruhinya penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/vb2xi9y2c.html
Artikel Terkait
Tim Cook Pastikan Ikut Kunjungan Trump ke China
TeknologiPresiden Donald Trump dijadwalkan meninggalkan Washington pada 12 Mei 2026 dan akan bertemu dengan presiden sementara, demikian laporan 9to5Mac pada 11 Mei 2026 yang mengutip The New York Times. CEO Cisco Chuck Robbins sebelumnya masuk daftar awal delegasi, tetapi perusahaan menyatakan ia tidak dapat hadir....
Baca SelengkapnyaFood Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
TeknologiOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
Baca SelengkapnyaAvigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
TeknologiAvigan kembali menjadi sorotan setelah dipercaya sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanganan infeksi Hantavirus. Hantavirus merupakan kelompok virus berbahaya yang dapat memicu penyakit serius seperti Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) dan Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Tim Voli Wahana Kuningan Incar Gelar Juara U-19
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Man United Incar Valverde Manfaatkan Kerenggangan Madrid
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Artikel Terbaru
Kevin Diks Cetak Gol Penalti, Klub Jerman Nyaris Degradasi
WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
Emerse Fae Target Kejutan Piala Dunia 2026
Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Tautan Sahabat
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- 5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus