Lokasi: Travel >>
SPMB Jateng SMA 2026: Jadwal, Syarat, dan Urutan Seleksi
Travel73166 Dilihat
RingkasanPemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JATENG-2026-53453454.jpg)
Pemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung. Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya mengingatkan orang tua untuk memeriksa persyaratan secara cermat sebelum mendaftar di setiap jalur.
Setiap jalur memiliki kuota dan mekanisme seleksi berbeda. Jalur domisili menggunakan sistem zonasi berdasarkan jarak tempat tinggal ke sekolah, sementara jalur afirmasi diperuntukkan bagi peserta dari keluarga tidak mampu dengan bukti surat keterangan. Jalur prestasi menyeleksi berdasarkan capaian akademik dan non-akademik, sedangkan jalur mutasi orang tua/wali dikhususkan bagi anak yang orang tuanya pindah tugas ke Surabaya.
Calon peserta wajib menyiapkan dokumen seperti Kartu Keluarga (KK), akte kelahiran, rapor, dan sertifikat prestasi jika mendaftar jalur prestasi. Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi ppdb.surabaya.go.id. Kepala Dispendik Surabaya menegaskan bahwa verifikasi dokumen akan dilakukan secara ketat untuk mencegah kecurangan, dan pelanggaran dapat berakibat diskualifikasi peserta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/van2rtffn.html
Artikel Terkait
Mendag Beri Sinyal Harga Minyakita Naik
TravelMenteri Pertanian Budi mengungkapkan harga Minyakita saat ini dijual Rp15. 900, melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Rp15....
【Travel】
Baca SelengkapnyaPakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
TravelDicky menegaskan bahwa rentetan wabah dalam beberapa tahun terakhir membuktikan dunia mendesak menerapkan pendekatan One Health, yaitu keselarasan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. “Ebola, hantavirus, hingga Covid-19 memberi pesan serupa....
【Travel】
Baca Selengkapnya6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
TravelStudi terbaru dalam jurnal Science yang meneliti data dari 6. 500 orang berbagai usia mengungkapkan kabar baik khusus untuk perempuan....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Dewi Perssik Kurban 2 Sapi Jumbo di Idul Adha 2026
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Artikel Terbaru
Keluarga Khawatir Mental Ammar Zoni di Nusakambangan
Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
Haaland Bersandar Lesu di Tiang Gawang saat City Juara FA
Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
Tautan Sahabat
- Rupiah Tembus Rp17.508, Pasar Mulai Khawatir
- Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.622,5 Triliun
- Triasmitra Terbitkan Obligasi Rp220 Miliar untuk Kabel Laut
- Sengketa Hotel Sultan: Ada Kepentingan Ambil Alih Bisnis
- BKI Tekankan Standar Keselamatan Kapal Cepat Batam
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.735, Tertekan FOMO Valas
- Pertamina Operasikan Dua Kapal Gas Raksasa Jaga Pasokan LPG
- Prabowo Sampaikan KEM PPKF 2027 di Paripurna DPR Besok
- IHSG Terancam Anjlok Imbas Pelemahan Rupiah
- Sampoerna Pimpin Pasar Tembakau di Tengah Tantangan 2025