Lokasi: Bisnis >>
Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Yogyakarta 2026
Bisnis68564 Dilihat
RingkasanUPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar.
Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta,Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus Belajar," ujarnya.
Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar daerah. Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh titik. Metode yang digunakan adalah Paper Based Test (PBT).
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/uzzrraajf.html
Artikel Terkait
Trump Tolak Tawaran Iran, Sebut Gencatan Senjata Sekarat
BisnisKetegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah kedua belah pihak terlibat baku tembak pada akhir pekan lalu. Presiden AS Donald Trump bahkan melabeli proposal perdamaian yang diajukan Teheran sebagai "sampah", sementara Iran menuduh Trump mengajukan tuntutan yang tidak masuk akal serta permintaan yang berlebihan....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaKPK Dalami Aliran Dana Bea Cukai dari Heri Black
BisnisPenyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengusaha Heri atau Heri Black terkait dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik lembaga antirasuah memfokuskan pendalaman materi pada sejumlah temuan krusial, mulai dari catatan pemberian uang hingga temuan muatan kontainer bermasalah....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaKasasi Ditolak, Dosen UNDIP Taufik Eko Dipenjara 4 Tahun
BisnisMahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi Taufik Eko Nugroho, dosen Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (UNDIP), dalam kasus perundungan dan pemerasan terhadap mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi, almarhumah dr Aulia Risma Lestari. Putusan tersebut tertuang dalam Petikan Putusan Nomor 359 K/Pid/2026 yang diputus dalam rapat musyawarah majelis hakim pada Selasa, 24 Februari 2026....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Iran Kirim Pesan Keras ke AS di BRICS: Siap Perang dan Diplomasi
- Menhan Sebut Batalyon Teritorial Turunkan Kasus Begal
- 9.000 Bangunan SMK Rusak, Butuh 6 Tahun Diperbaiki
- Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 1447 H/2026
- Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
- BNI Modernisasi Co-Working Space UGM Dukung Inovasi Mahasiswa
Artikel Terbaru
WHO Peringatkan Krisis Kesehatan Mental Ukraina Akibat Perang
Ketua Komisi II DPR Minta Juri LCC MPR Kalbar Di-blacklist
Kemenkeu Bantah Video Viral Menkeu Tawarkan Bantuan Modal
KPK Geledah Rumah Pengusaha Citra Margaretha Terkait Sugiri
Iran Mulai Pemanasan Piala Dunia 2026 di Turki
Menteri UMKM Salut SMAN 1 Pontianak soal Polemik LCC
Tautan Sahabat
- TAUD Nilai Andrie Yunus Rentan Intimidasi di Sidang Militer
- Model Dibegal di Tol Kebon Jeruk, Kritis
- Pemprov DKI dan Polda Integrasikan 50 Ribu CCTV Jakarta
- Dirut Terra Drone Minta Maaf, Minta Hukuman Ringan
- Polisi Ungkap Teror Pocong Tangsel Hanya Pengamen Cosplay
- Libur Panjang, 10 Ribu Pengunjung Padati TMII Kamis Siang
- Satpam Curigai Kantor Hayam Wuruk Markas Judol
- Polisi Bubarkan Balap Liar di Taman Mini Jakarta Timur
- Polisi Selidiki Dugaan Child Grooming di SMK Letris
- Terra Drone Bantah Abaikan Keselamatan Kerja Karyawan