Lokasi: Bisnis >>
SLB Siapkan Siswa Disabilitas Kerja Lewat Pendidikan Vokasional
Bisnis392 Dilihat
RingkasanPendidikan vokasional merupakan jalur pendidikan yang berfokus pada keterampilan praktis dan keahlian kerja tertentu sehingga lulusannya siap langsung terjun ke dunia kerja. Program ini berbeda dari pendidikan akademik S1 yang lebih menekankan teori dan riset, karena vokasional menekankan praktik, magang, dan proyek industri....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Tatang-Muttaqin-Kemendikbud_1.jpg)
Pendidikan vokasional merupakan jalur pendidikan yang berfokus pada keterampilan praktis dan keahlian kerja tertentu sehingga lulusannya siap langsung terjun ke dunia kerja. Program ini berbeda dari pendidikan akademik S1 yang lebih menekankan teori dan riset, karena vokasional menekankan praktik, magang, dan proyek industri. Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, menyatakan langkah ini bertujuan agar siswa disabilitas memiliki keterampilan praktik yang lebih siap digunakan di dunia kerja.
Tatang Muttaqin menjelaskan pihaknya membangun lebih dari 7.586 ruang praktik untuk mendukung pembelajaran berbasis proyek atau project-based learning di berbagai satuan pendidikan. Ruang praktik ini penting agar siswa lebih terbiasa dengan kegiatan praktik sebelum terjun ke dunia kerja maupun pelatihan lapangan. "Ruang praktik ini bisa memastikan apa yang dipelajari itu betul-betul menjadi sebuah proyek pembelajaran atau project-based learning," ujarnya.
Pendekatan tersebut diharapkan membuat siswa memahami hasil nyata dari proses pembelajaran melalui produk atau karya yang mereka buat sendiri. Keberadaan ruang praktik dinilai membantu siswa lebih cepat beradaptasi ketika menjalani praktik kerja lapangan maupun memasuki lingkungan kerja sesungguhnya. "Dengan adanya pembiasaan, familiaritas, maka dia lebih mudah. Nanti adjustment-nya bisa lebih cepat," kata Tatang.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/uojeon8am.html
Sebelumnya: Klaim Kode Redeem FC Mobile 10 Mei: Pemain 117 OVR
Berikutnya: Mauricio Buka Suara soal Masa Depan di Persija
Artikel Terkait
Google Hapus Fitur Fitbit di Aplikasi Kesehatan
BisnisGoogle menghapus sejumlah fitur kesehatan dan kebugaran dari aplikasi Google Fit berdasarkan laporan 9to5Google yang dipublikasikan pada 7 Mei 2026. Perubahan ini mencakup fitur tidur, kebugaran, kesehatan, hingga fitur sosial yang selama ini tersedia di aplikasi....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaKemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
BisnisPemerintah Indonesia memastikan kesiapan sistem kesehatan nasional dalam menghadapi penyakit infeksi emerging, dengan menyatakan seluruh fasilitas mulai dari rumah sakit rujukan, ketersediaan alat PCR, alat pelindung diri (APD), hingga tempat tidur isolasi dan ICU dalam kondisi cukup. Saat ini terdapat 198 rumah sakit jejaring pengampuan penyakit infeksi emerging di seluruh Indonesia, dan dari jumlah tersebut, sebanyak 21 rumah sakit sentinel telah disiapkan di 20 provinsi....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaTidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
BisnisDokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Subspesialis Aritmia RS Pondok Indah – Pondok Indah, dr. Dony Yugo Hermanto, Sp....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- China vs AS: Perbandingan Mitra Dagang Terbanyak
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- Bhayangkara Presisi Lolos ke Semifinal AVC Champions 2026
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Artikel Terbaru
Terjemahan Lirik Woman John Lennon: Ungkapan Emosi Campur Aduk
Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
Pesta Juara Al Nassr Tertunda, Ronaldo Hengkang
1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
Tautan Sahabat
- Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
- BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
- Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
- Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
- Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
- Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
- Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
- Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
- BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
- BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026