Lokasi: Pendidikan >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Pendidikan3384 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ukxhimzrt.html
Artikel Terkait
Duel 10 Lap Ketat Warnai Kejurnas Motoprix 2026
PendidikanMotoprix 2026 resmi bergulir di Sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada 9–10 Mei 2026. Ajang ini tidak hanya menyajikan duel sengit di lintasan, tetapi juga menunjukkan keseriusan Ikatan Motor Indonesia (IMI) dalam mencetak talenta muda menuju kancah internasional....
Baca SelengkapnyaWaspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
Pendidikandr. Andre, Sp....
Baca SelengkapnyaPCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
PendidikanLebih dari 50 organisasi pasien dan profesional, termasuk Endocrine Society, mendukung upaya perubahan nama Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) menjadi Polyendocrine Metabolic Ovarian Syndrome (PMOS). Upaya ini merupakan hasil kolaborasi internasional selama 14 tahun antara peneliti, dokter, dan penyintas kondisi tersebut....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Bruno Fernandes Kejar Rekor Assist Henry dan De Bruyne
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- Prime Video Luncurkan Fitur Clips Saingi Netflix dan Disney+
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
Artikel Terbaru
Lirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
Tentara Israel Tangkap Dua WNI di Kapal Misi Kemanusiaan
Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
Tautan Sahabat
- Dua Pegawai Katering Cikarang Cabuli dan Aniaya Bocah 13 Tahun
- Keluarga Kacab Bank BUMN Gugat Aturan Peradilan Militer
- Polda Metro Gagalkan Peredaran 1.000 Ekstasi dan Sabu
- BMKG: Jakarta Berawan, Depok Hujan Jumat 22 Mei 2026
- Tiga WNA Jadi Korban Jambret di Jakarta Pusat dalam Sebulan
- Polisi Bekuk Komplotan Curanmor Bersenpi di Tangerang
- Polisi Selidiki Dugaan Child Grooming di SMK Letris
- Prabowo Beli Sapi 1 Ton Milik Peternak Bogor
- Pria Tanpa Identitas Tewas Tertabrak KRL di Lenteng Agung
- Kapolda Metro Perintahkan Tindak Tegas Pelaku Kejahatan Jalanan