Lokasi: Otomotif >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Otomotif98336 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ui55fa3bt.html
Artikel Terkait
Messi diragukan, Piala Dunia 2026 tak sempurna tanpa La Pulga
OtomotifLionel Messi mencatatkan dua gol dan satu assist saat membawa Inter Miami mengalahkan FC Cincinnati dengan skor telak 3-5. Sebenarnya Messi berpeluang mencetak hattrick, tetapi wasit memutuskan gol kelima Inter Miami sebagai gol bunuh diri pemain FC Cincinnati....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaKabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
OtomotifDante menggambarkan polusi udara melalui fenomena yang akrab dirasakan masyarakat Jabodetabek sehari-hari. "Pernah tidak, ketika malam hujan deras lalu keesokan paginya cerah dan tidak ada awan, kita bisa melihat Gunung Salak dan Gunung Gede dengan jelas? Tapi di hari-hari biasa gunung itu tidak terlihat karena tertutup kabut abu-abu," ujarnya....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaWaspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
OtomotifDr Inke Nadia Diniyanti Lubis, Dokter spesialis anak konsultan infeksi penyakit tropik dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memahami ancaman penyakit Monkey Malaria. "Saya tahu di Indonesia ini masih banyak sekali masyarakat yang belum cukup paham," ujarnya dalam media briefing virtual pada Kamis (14/5/2026)....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- 5.000 WNI Bekerja di Perusahaan Konstruksi Chitose, Hokkaido
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- India Larang Rakyat Beli Emas Selama Setahun
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
Artikel Terbaru
Nyamuk Wolbitos Senjata Brasil Lawan Demam Berdarah
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
AC Milan Cuci Gudang, Rafael Leao dan 4 Pemain Lain Dijual
Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
Tautan Sahabat
- Prakiraan Cuaca Babel Rabu: Bangka Tengah Berudara Kabur
- Prakiraan Cuaca Ternate Rabu, 20 Mei 2026: Hujan Ringan
- Prakiraan Cuaca Ternate 13 Mei 2026: Hujan Ringan
- Satpam Surabaya Tewas Dibunuh Rekan Kerja
- Gempa 4,6 Guncang Sukabumi, Terasa Hingga Bandung Bogor
- Kasus Daycare Little Aresha: Hakim dan Dosen Diperiksa
- Awal Mula Kasus Pencabulan Santri Ponorogo Terbongkar
- Polisi Deky Jonatan Diduga Minta Uang Puluhan Juta
- Bripka Arya Gugur Ditembak, Istri Kenang Sikap Romantisnya
- Mantan Kasat Narkoba Kubar Jalani Sidang Etik di Polda Kaltim