Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Pendidikan1223 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/uhk4uct4e.html
Artikel Terkait
Casemiro Bisa Bertahan Lebih Lama di MU Jika Carrick Datang Lebih Awal
PendidikanManchester United mengalahkan Nottingham Forest dengan skor ketat 3-2 dalam pertandingan yang digelar di Old Trafford. Laga ini sekaligus menjadi momen perpisahan bagi gelandang asal Brasil, Casemiro, yang telah mengabdi selama 4 tahun dari 2022 hingga 2026....
Baca SelengkapnyaKemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
PendidikanPelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni mengumumkan pengawasan ketat terhadap pelaku perjalanan dari Amerika Selatan, terutama Argentina, menyusul kasus penyebaran Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) di Kapal MV Hondius. Pernyataan itu disampaikan di Kantor Bakom RI, Jakarta, pada Rabu (13/5/2026)....
Baca SelengkapnyaKemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
PendidikanAndes Virus yang ditemukan pada kasus di kapal pesiar MV Hondius merupakan jenis berbeda yang banyak tersebar di wilayah Amerika Selatan dan hingga kini belum pernah dilaporkan ditemukan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus. “Distribusi virus ini tersebar di Amerika dan hingga saat ini belum pernah dilaporkan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus,” ujar Andi....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- PSIM Yogyakarta Bungkam Madura United 2-1, Persis Solo Senang
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Kode Redeem FC Mobile 13 Mei 2026: 1.000 Gems & 5 Juta
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Artikel Terbaru
Instagram Rombak Tampilan Aplikasi iPad Mirip iPhone
Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
Apple Berlakukan Aturan Baru untuk Aplikasi Judi Brasil
Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
Tautan Sahabat
- Pedro Acosta P1, Murid Rossi P2 di Grid MotoGP Catalunya
- Rakernas PB IWbA Soroti Regenerasi Atlet Woodball
- Ubed Tersingkir di Thailand Open 2026 karena Ragu di Awal Laga
- FIBA Tunjuk XTB sebagai Sponsor Global Piala Dunia Basket
- Kunlavut dan Chen Yufei incar back to back Thailand Open
- Rian/Rahmat Kalah dari Unggulan Jepang di Malaysia Masters
- Farhan Halim Comeback, Doni Haryono Bersinar, Fahreza Absen
- Raymond/Joaquin Absen Dua Turnamen demi Singapore dan Indonesia Open
- Atlet Muda Dinov Siap Bertarung di YOG Dakar 2026
- Hillstate Yakin Penuh Megawati, Cedera Bukan Masalah