Lokasi: Otomotif >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Otomotif79 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ueujm7eus.html
Artikel Terkait
Plafon Gedung Rp15,3 Miliar di Tuban Roboh Dua Kali
OtomotifGedung Abirama di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban yang berlokasi di Jalan Kragan-Rembang-Surabaya atau Jalur Pantura mengalami ambruknya plafon untuk kedua kalinya pada Kamis (14/5/2026) lalu. Gedung serbaguna yang dibangun dengan total anggaran Rp15,3 miliar dari APBD tahun 2022-2023 ini pertama kali mengalami kerusakan serupa pada Januari 2026....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaPPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
OtomotifKetua Umum Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Ir. Yani Yuhani Panigoro menyatakan optimisme sekaligus catatan penting dalam upaya pemberantasan TBC di Indonesia....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
OtomotifKatarak menjadi salah satu penyebab utama gangguan penglihatan yang mempengaruhi kualitas hidup masyarakat Indonesia, dengan gejala seperti penglihatan buram, warna memudar, dan kesulitan berkendara di malam hari. Kementerian Kesehatan RI merujuk hasil survei Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) 2014–2016 yang dilakukan PERDAMI dan Badan Litbangkes di 15 provinsi untuk menunjukkan urgensi penanganan kondisi ini....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Alyssa Daguise Kesakitan Melahirkan, Al Ghazali Bicara Trauma
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
Artikel Terbaru
Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik
El Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak
Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Neymar di Ujung Tanduk, Peluang Piala Dunia 2026?
Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
Tautan Sahabat
- Prakiraan Cuaca Bangka Belitung 14 Mei: Hujan Petir
- Pria di Surabaya Lecehkan Gadis Saat Nonton Festival
- Pekerja Tambang Emas Yahukimo Tewas, OPM Diduga Pelaku
- Pemkab Dogiyai Temukan Kebocoran Anggaran Rp 3,7 Miliar
- Prakiraan Cuaca Babel Rabu: Bangka Tengah Berudara Kabur
- Kasat Narkoba Kukar Datangkan Etomidate dari Medan
- Prakiraan Cuaca Sumatra: Hujan Petir di Bengkulu dan Kepri
- Manusia Silver Todong Pisau di Bali, Sosiolog Ungkap Motif Ekonomi
- Warga Dobrak Rumah Terkunci, Ibu Tersangka Aniaya Anak Tewas
- Pria Ngaku Polisi di Garut Rusak Rumah Anggota DPR