Lokasi: Berita >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Berita74518 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ueaagg3oc.html
Artikel Terkait
Eza Gionino Bingung Status Istri Sah Tapi Pisah Agama
BeritaEza Gionino mengaku bingung setelah menjalani proses hukum panjang di Pengadilan Agama Cibinong karena adanya perbedaan status pernikahan dari sisi hukum negara dan agama. Kebingungan itu muncul setelah Mahkamah Agung menguatkan putusan sebelumnya sehingga gugatan cerai yang diajukan Eca tidak dikabulkan dan keduanya masih tercatat sebagai pasangan suami-istri sah secara hukum negara....
【Berita】
Baca SelengkapnyaMaxim Dorong Mobilitas Inklusif di Hari Aksesibilitas
BeritaMaxim mewujudkan komitmen inklusivitas melalui berbagai fitur layanan dan program pemberdayaan berkelanjutan yang dirancang untuk mendukung mobilitas penumpang serta mitra pengemudi berkebutuhan khusus. Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan, Maxim sebelumnya menjalin kerja sama strategis dengan Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaMenlu Minta Doa, Akses ke 9 WNI Ditahan Israel Terkendala
BeritaKementerian Luar Negeri RI hingga saat ini masih menghadapi kendala besar dalam upaya penanganan nasib para relawan kemanusiaan WNI yang ditahan, lantaran akses komunikasi yang terputus dan sangat terbatas di wilayah tersebut. Menteri Luar Negeri menegaskan pemerintah terus melacak kondisi para relawan kemanusiaan tersebut melalui jaringan diplomatik di negara sekitar, termasuk meminta bantuan kepada negara-negara sahabat seperti Yordania dan Turki karena Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan otoritas setempat....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Seketika Rizwan Fadilah RnBoyz Mahalini
- Nasabah PD BKK Klaten Adukan Dana Tak Cair ke DPR
- Hukum Kurban Kambing Betina dalam Islam
- Program Istana untuk Anak Sekolah Buka Akses Mahasiswa
- IBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
- Kejagung Tangkap Bos Tambang Bauksit Aseng Kasus IUP Kalbar
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
Majelis Etik Pertanyakan Lolosnya Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
3 Penyebab Daging Kurban Tidak Halal
Transisi Pilot TNI AU dari Hawk ke Rafale Penuh Tantangan
Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
HNSI Harap Fasilitas Nelayan Tepat Sasaran
Tautan Sahabat
- Pelita Sediakan Beasiswa Rp3 Miliar untuk Mahasiswa Vokasi
- Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 69 70 Merdeka
- UIN Walisongo Buka Beasiswa S2-S3 Gratis Hafiz
- Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 184-185 Kurikulum Merdeka
- 4 Jalur Mandiri UPN Veteran Jatim 2026 dan Jadwalnya
- Pendaftaran SIMAK UI 2026 Dibuka, Cek Syarat Jadwal
- SPMB Surabaya 2026 Jenjang TK Tanpa Tes Akademik
- Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Yogyakarta 2026
- Kunci Jawaban IPAS Kelas 4 SD Halaman 93
- Seleksi Mandiri UNS 2026 Dibuka, Tersedia 3 Jalur